KLIKJATIM.Com | Probolinggo -Kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalur Selatan Probolinggo pada Sabtu (18/4/2026) malam sekitar pukul 23.30 WIB menewaskan empat orang. Seluruh korban diketahui merupakan satu keluarga asal Kabupaten Blitar yang berada dalam mobil Toyota Limo Vios bernopol AG 1644 EG.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegal Siwalan, Kabupaten Probolinggo. Mobil yang ditumpangi korban dihantam truk trailer yang diduga mengalami rem blong. Akibatnya, seluruh penumpang sedan tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo, Iptu Aditya Wikrama, membenarkan bahwa korban tewas terdiri dari pengemudi dan tiga penumpang yang masih satu keluarga. Jenazah kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dokter Mohamad Saleh, Kota Probolinggo.
Selain korban meninggal, seorang pengemudi pikap Daihatsu Granmax bernama Muhammad Iswanto (33), warga Kabupaten Jember, mengalami luka berat dan saat ini menjalani perawatan di RSU PG Wonolangan, Kecamatan Dringu.
Kecelakaan tersebut melibatkan enam kendaraan, yakni truk trailer Nissan, Toyota Vios Limo, dua unit pikap, Toyota Hi-Ace, serta sebuah truk tractor head Hino.
Baca juga: Perkuat Sinergi Industri Gula, PT SGN Gelar Halalbiihalal Bersama Petani Tebu Rakyat di Probolinggo
Berdasarkan keterangan polisi, kecelakaan bermula saat truk trailer yang dikemudikan Cecep Adi Sucipto (46) melaju dari arah Lumajang menuju Kota Probolinggo. Saat melintasi jalan menurun di lokasi kejadian, truk diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga tidak terkendali.
Pada saat bersamaan, sejumlah kendaraan tengah berhenti mengantre di perlintasan kereta api yang palang pintunya tertutup. Truk trailer kemudian menghantam Toyota Vios, sebelum menabrak kendaraan lain di depannya secara beruntun hingga total lima kendaraan terdampak.
“Truk mengalami kegagalan fungsi rem di jalan turunan, sementara kendaraan di depan sedang berhenti karena ada kereta melintas,” ujar Iptu Aditya, Minggu (19/4/2026).
Baca juga: Pemkab Probolinggo Jadikan Bromo Medic Run Sebagai Sport Tourism
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur selatan Probolinggo sempat lumpuh total. Proses evakuasi kendaraan memakan waktu lebih dari lima jam.
Saat ini, Satlantas Polres Probolinggo masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.
Editor : Wahyudi