Atasi Harga Plastik, Kader PDI Perjuangan Jember Tebar 1.000 Tas Belanja di Tiga Pasar

Reporter : Muhammad Hatta
Emak-Emak dan Pedagang Dapat Kantong Non Plastik Untuk Belanja di Pasar.

KLIKJATIM.Com | Jember – Menanggapi keluhan masyarakat terkait lonjakan harga kantong plastik yang kian mencekik, kader dan simpatisan PDI Perjuangan Kabupaten Jember menggelar aksi nyata.

Sebanyak lebih dari 1.000 tas belanja non-plastik (goodie bag) dibagikan secara gratis di tiga pasar tradisional utama, yakni Pasar Arjasa, Pasar Kepatihan, dan Pasar Puger, Senin (13/4/2026) pagi.

Baca juga: Penerbangan Perdana Wings Air Surabaya–Jember Resmi Mengudara, Bupati Fawait Optimistis Dongkrak Ekonomi Daerah

Aksi ini menyasar langsung para ibu rumah tangga atau "emak-emak" dan pedagang yang setiap hari berinteraksi dengan penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, mengungkapkan bahwa pembagian tas kain ini adalah respons cepat partai terhadap fenomena ekonomi di lapangan. Menurutnya, harga plastik saat ini bukan lagi sekadar naik, melainkan sudah berganti harga.

“Partai harus hadir di tengah kesulitan masyarakat. Saat ini terjadi kenaikan harga plastik yang signifikan. Dengan tas belanja yang bisa dipakai berkali-kali ini, kita harap beban pengeluaran emak-emak sedikit berkurang,” ujar Widarto yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jember.

Salah satu warga di Pasar Kepatihan, Sulis Tri Lestari, mengaku sangat terbantu dengan aksi ini.

"Sekarang semua harga naik, bahkan kantong plastik. Tadi saya kira bagi sembako, ternyata bagi kantong merah seperti di minimarket. Lumayan bisa dipakai berkali-kali buat bungkus belanjaan," ungkapnya.

Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kodim 0813 Bojonegoro Tegaskan Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian Dunia

Selain aspek ekonomi, Widarto menekankan bahwa kegiatan ini membawa misi edukasi lingkungan. Plastik merupakan limbah yang sangat sulit terurai, sehingga peralihan ke tas belanja ramah lingkungan menjadi sangat krusial.

Lebih jauh, Widarto mendorong Pemerintah Kabupaten Jember untuk serius menyikapi isu sampah plastik melalui regulasi yang kuat.

Mulai dari revisi Perda mendorong poin pembatasan plastik masuk dalam revisi Perda Pengelolaan Sampah, melalui kebijakan komprehensif memastikan pengelolaan sampah di Jember dilakukan secara menyeluruh dari hulu ke hilir.

Baca juga: Dongkrak Daya Saing, Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Gratis Bagi Alumni MagangHub

Serta menjadikan momen mahalnya plastik sebagai titik balik masyarakat meninggalkan budaya plastik sekali pakai.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari warga. Para kader berbaju merah turun langsung menyisir lorong-lorong pasar untuk berinteraksi dan mendengarkan aspirasi pedagang serta pembeli.

Melalui langkah ini, PDI Perjuangan Jember berharap kesadaran lingkungan dapat tumbuh beriringan dengan kebijakan pemerintah yang lebih pro terhadap kesejahteraan rakyat dan kelestarian alam.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru