Pertamina Patra Niaga Akhiri Satgas RAFI 2026, Pastikan Pasokan BBM dan LPG di Jatim Aman Terkendali

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
Pertamina Patra Niaga resmi menutup Satgas RAFI 2026 dengan memastikan pasokan BBM dan LPG di wilayah Jawa Timur aman.

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Pertamina Patra Niaga secara resmi menutup pelaksanaan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI) 2026 pada pekan lalu, tepatnya Rabu (1/4).

Pasukan khusus ini berhasil mengawal pasokan energi dengan aman selama masa Ramadan hingga puncak arus mudik dan balik lebaran.

Baca juga: Lansia di Jember Ditemukan Tewas Terbakar di Dalam Kamar, Tetangga Curiga HP yang Sedang Dicas Jadi Pemicu

Berkat pengawalan ketat tersebut, perjalanan masyarakat di Jawa Timur terpantau aman dan lancar. Berdasarkan data Polda Jatim, angka kecelakaan tahun ini bahkan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Hal ini tidak lepas dari peran ketersediaan energi dan fasilitas istirahat yang memadai di sepanjang jalur mudik.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Iwan Yudha Wibawa, memaparkan bahwa terjadi kenaikan konsumsi yang signifikan pada beberapa produk energi di wilayah Jawa Timur dibandingkan kondisi normal.

Tercatat, konsumsi LPG naik sebesar 6,2%, produk BBM (Gasoline) melonjak hingga 19%, dan Avtur meningkat 13%. Sebaliknya, untuk produk Gasoil mengalami penurunan seiring dengan berkurangnya aktivitas industri selama periode libur panjang.

"Terima kasih sebesar-besarnya kami ucapkan kepada seluruh stakeholders, mulai dari Pemerintah Daerah, TNI, Polri, Hiswana Migas, hingga rekan-rekan media. Apresiasi setinggi-tingginya juga saya sampaikan kepada seluruh tim Pertamina yang siaga penuh selama masa Satgas," ujar Yudha dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/4/2026).

Baca juga: Wagub Emil Dorong Penguatan Keamanan Pangan dan Sinergi Daerah Kawal Kualitas Program Makan Bergizi Gratis di Jawa Timur

Satgas RAFI 2026 yang telah bertugas sejak 9 Maret lalu memastikan distribusi energi tetap lancar melalui sistem monitoring 24 jam. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa ketahanan stok BBM, LPG, dan Avtur berada dalam kondisi aman dengan rentang 8 hingga 15 hari.

Di Jawa Timur sendiri, operasional distribusi ditopang oleh infrastruktur yang masif, meliputi enam terminal BBM (Fuel dan Integrated Terminal), 1.016 SPBU dan 33 SPBUN, 969 agen LPG, serta enam Aviation Fuel Terminal (AFT). 

Guna meningkatkan kenyamanan pemudik, Pertamina juga menghadirkan layanan Serambi MyPertamina. Jawa Timur menjadi wilayah spesial karena memiliki dua titik layanan unggulan, yakni di SPBU KM 66A Tol Malang-Pandaan dan Bandara Juanda.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Biosolar Bojonegoro Aman, Distribusi Dioptimalkan Pasca Libur Iduladha

Fasilitas ini menawarkan beragam layanan gratis seperti area istirahat, nursery, barbershop, mini klinik, area bermain anak, hingga jasa porter gratis. Inovasi ini terbukti efektif mengurangi kelelahan pengendara di jalur tol.

Ahad menegaskan bahwa hasil evaluasi Satgas RAFI 2026 ini akan menjadi landasan penting untuk menyempurnakan strategi distribusi energi di masa depan.

"Kami akan terus meningkatkan keandalan layanan, terutama untuk wilayah dengan tantangan geografis tinggi, agar kebutuhan energi masyarakat senantiasa terpenuhi," pungkasnya.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru