KLIKJATIM.Com | Malang - Manajemen Arema FC mengajukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) dengan tembusan PSSI. Pengajuan ini disampaikan setelah hampir dua bulan tanpa ada kompetisi, dan klub menginginkan kejelasan status kompetisi.
[irp]
Baca juga: Polisi Ungkap Peredaran Permen Narkoba Asal Inggris di Malang
Media Officer Arema FC, Sudarmaji menjelaskan, RUPS disamapaikan karena ada beberapa perubahan termasuk kontrak pemain, subsidi hingga sponsor. Pihaknya berharap, melalui agenda RUPS Luar Biasa pemegang saham, operator dan federasi bisa membuat kesepakatan bersama.“Jadi surat pengajuan RUPS Luar Biasa ini sudah kami ajukan pekan kemarin. Isi surat permohonan itu,” ujar .
Dikatakan, melalui RUPS Luar Biasa tersebut, bakal menentukan langkah sepak bola Indonesia selanjutnya. Tak terkecuali pada wacana yang dilemparkan pula oleh Arema, untuk mengakhiri kompetisi dan memulai dengan musim baru pada medio September mendatang.
Baca juga: Operasi Tumpas Semeru Polresta Malang Berhasil Amankan 54 Tersangka Narkoba
“Dalam surat untuk diadakan RUPS Luar Biasa ini tidak menyampaikan mengenai usulan kompetisi, baik kelanjutan atau semacamnya. Kami sifatnya akan melempar usulan atau wacana kompetisi September, jika nanti terjadi RUPS,” kata dia.
[irp]
Baca juga: Jajal Honda CUV e: di Malang, Pengendara Diingatkan Kenali Karakter Motor Listrik demi #Cari_Aman
Ditambahkan, melalui RUPS Luar Biasa nanti, bakal ada kesepakatan bersama. Itulah yang diharapkan Arema FC. Pasalnya, saat ini tidak hanya tim asuhan Mario Gomez saja yang menunggu, namun juga tim lainnya.
“Makanya kemarin sudah berkirim surat resmi. Lewat RUPS tersebut Arema akan menyampaikan tiga hal. Pertama kapan kompetisi 2020 seharusnya berakhir, kapan kompetisi juga dimulai," jelasnya. (hen)
Editor : Redaksi