KLIKJATIM.Com | Jember - Musibah kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Lingkungan Tanjung, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, pada Minggu (5/4/2026) siang.
Lokasi rumah yang berdempetan sempat memicu kepanikan luar biasa karena kobaran api dengan cepat merembet ke bangunan di sekitarnya.
Baca juga: Hajatan Pernikahan di Jember Berubah Panik, Rumah Tetangga Ludes Terbakar Saat Acara Berlangsung
Laporan kebakaran pertama kali diterima petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Jember sekitar pukul 13.01 WIB. Objek utama yang terbakar diketahui berasal dari area dapur rumah milik Muhlisin, yang dihuni oleh lima orang anggota keluarga.
Kondisi lingkungan yang padat membuat api sulit dikendalikan dan sempat menyambar dua rumah tetangga di sisi kanan dan kiri, yakni milik Lukman Sanusi dan Rudi Hartono. Petugas Damkarmat Regu B Mako Pemkab Jember segera mengerahkan personel untuk melokalisir api agar tidak meluas ke hunian lainnya.
Anggota Damkarmat Jember, Yustaniar, menjelaskan bahwa tim tiba di lokasi sekitar pukul 13.26 WIB dan langsung melakukan pemetaan pemadaman. Namun, proses pemadaman terkendali oleh akses jalan yang sempit serta kepulan asap tebal.
“Kami menerima laporan pukul 13.01 WIB dan langsung bergerak. Api akhirnya berhasil dipadamkan total sekitar pukul 14.07 WIB, dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru,” ujar Yustaniar pasca-penanganan.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa mencekam ini, kerugian materiil ditaksir mencapai kurang lebih Rp100 juta. Satu rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat, sementara dua rumah lainnya terdampak kerusakan sedang akibat rembetan api.
Dugaan sementara, penyebab kebakaran dipicu oleh korsleting listrik di area dapur, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh pihak berwenang.
Rudi Hartono (40), salah satu warga terdampak, menceritakan betapa mencekamnya situasi saat api mulai membesar.
Baca juga: Inflasi Mei Lebih Tinggi dari April, BPS Ungkap Penyumbang Terbesarnya
“Api cepat sekali membesar karena rumah di sini berdempetan. Warga langsung panik, berusaha menyelamatkan barang seadanya sambil menyiram air manual sebelum petugas datang,” ungkapnya.
Pasca-kejadian, warga bersama relawan dari Sahabat Tagana Kabupaten Jember bahu-membahu membersihkan puing sisa kebakaran. Saat ini, para korban terdampak sangat membutuhkan bantuan mendesak berupa sembako, peralatan dapur, kasur, selimut, hingga pakaian layak pakai.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan terkendali, sementara pendataan lanjutan terus dilakukan oleh instansi terkait untuk penyaluran bantuan.
Editor : Fatih