Sapa Bansos Ramadan ke-15, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp 7,6 Miliar di Gresik

Reporter : Much Taufiqurachman Wahyudi
Sapa Bansos Ramadhan ke-15, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Rp 7,6 Miliar di Gresik

KLIKJATIM.Com | Gresik - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jaring pengaman sosial di wilayah Jawa Timur.

Pada rangkaian kegiatan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan yang ke-15, Gubernur Khofifah secara simbolis menyalurkan bantuan sosial dan tali asih dengan total nilai mencapai Rp7.607.800.000 bagi masyarakat Kabupaten Gresik.

Baca juga: Ranperda RTRW Gresik Disetujui DPRD, Jadi Acuan Pembangunan 20 Tahun ke Depan

Acara yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Gresik ini menjadi momentum penting sebagai bantalan ekonomi bagi kelompok rentan di tengah bulan suci Ramadan.

Bantuan yang dikucurkan merupakan hasil kolaborasi dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Gubernur Khofifah menekankan bahwa distribusi ini dirancang untuk mencakup berbagai kebutuhan, baik yang bersifat karitatif maupun pemberdayaan.

"Ini adalah Sapa Bansos Amaliyah Ramadan yang ke-15. Kita berharap seluruh proses distribusi bansos tepat sasaran dan tepat pemakaian. Ada bantuan yang diarahkan untuk penguatan modal usaha, tetapi ada juga yang bersifat charity bagi kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas," ujar Gubernur Khofifah.

Secara rinci, penyaluran bantuan ini mencakup alokasi dari Dinas Sosial Jawa Timur sebesar Rp3,44 miliar untuk Program Keluarga Harapan (PKH) Plus, bantuan kemiskinan ekstrem, serta dukungan bagi penyandang disabilitas (ASPD).

Selain itu, pilar-pilar sosial seperti petugas PKH, TKSK, dan Tagana juga menerima tali asih sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka. Sektor pemberdayaan desa juga mendapat perhatian melalui penguatan BUMDes, program Desa Berdaya, dan Jatim Puspa.

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa seluruh bantuan ini adalah bagian dari ikhtiar berkelanjutan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memastikan masyarakat rentan tetap terlindungi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi.

Baca juga: Gubernur Khofifah dan Mendikdasmen Abdul Mu'ti Lepas 3.600 Lulusan SMK/LKP Jatim Bekerja di Luar Negeri

"Seluruh bantuan ini adalah bagian dari ikhtiar Pemprov Jawa Timur untuk memastikan masyarakat rentan tetap terlindungi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi mereka," tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengajak pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota untuk meningkatkan sinergi agar bantuan tidak berhenti sebagai pemberian sesaat. Menurutnya, integrasi program adalah kunci utama agar bantuan mampu menjadi pengungkit ekonomi masyarakat.

"Kita punya banyak program bantuan sosial yang bisa dikolaborasikan dengan kabupaten/kota. Ini penting agar bantuan tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga menjadi bantalan ekonomi sekaligus pengungkit bagi kemandirian serta ketahanan ekonomi masyarakat," tambah Khofifah.

Merespons dukungan tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi yang mendalam. Ia menilai perhatian Gubernur memberikan dampak nyata yang langsung dirasakan oleh warga Gresik dan menjadi inspirasi bagi program kerja di tingkat kabupaten.

Baca juga: Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Menggembirakan, Bupati Fandi Akhmad Yani Berterima Kasih Kepada Presiden Prabowo

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ibu Gubernur Khofifah atas perhatian dan dukungan yang luar biasa kepada masyarakat Kabupaten Gresik. Bantuan ini sangat bermanfaat dan langsung dirasakan oleh masyarakat," ujar Bupati Gresik.

Ia juga menambahkan bahwa pola bantuan ini sangat relevan untuk dikembangkan lebih luas hingga ke tingkat desa.

"Program-program ini sangat baik. Bisa kami duplikat menjadi program Pemkab dan dibawakan hingga ke desa-desa. Delapan program ini yang menjadi harapan masyarakat Kabupaten Gresik," pungkasnya.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru