Positif Corona Nganjuk Tambah 2 Orang Asal Kecamatan Baron

klikjatim.com
Update data kasus Covid-19 Kabupaten Nganjuk per 9 Mei 2020. (Asep Bahar/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Nganjuk - Jumlah penderita virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Nganjuk terus bertambah. Per tanggal 9 Mei 2020, ada penambahan 2 orang lagi terkonfirmasi positif corona sehingga totalnya menjadi 14 kasus.

Konfirmasi pasien positif ini sesuai hasil swab yang diterima tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk. Satu pasien tersebut merupakan wanita berusia 40 tahun, yang berasal dari Kecamatan Baron. "Pasien ini mempunyai riwayat bepergian dari srambang park Ngawi," kata Jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Nganjuk, dr. Hendriyanto dalam siaran persnya, Sabtu (9/5/2020).

Baca juga: Tingkatkan Kesadaran Safety Riding dan Bangkitkan Semangat Pelajar, MPM Honda Jatim Gelar School Roadshow

[irp]

Dijelaskan, sepulang dari srambang park pasien tersebut mengeluh sakit batuk, pilek dan sesak. Kemudian pada tanggal 25 April tim medis melakukan pemeriksaan rapid tes dan hasilnya reaktif. Sehingga pasien langsung diisolasi di RSUD Nganjuk sebagai klaster Srambang.

Lalu, pasien kedua yang dinyatakan positif Covid-19 dari klaster Temboro, Kabupaten Magetan. Santri laki-laki berusia 15 tahun ini berasal dari Kecamatan Baron.

Baca juga: Gelar Pasar Murah ke-93 di Nganjuk, Pemprov Jatim Dorong Pengendalian Inflasi dan Semarakkan Nasionalisme

"Meskipun tanpa keluhan, pada tanggal 28 April 2020 kami (tim medis, Red) tetap melakukan rapid tes yang hasilnya juga reaktif sehingga waktu itu langsung diisolasi di RSUD Nganjuk," ujar dr. Hendriyanto.

[irp]

Baca juga: Bawa Semangat Sportivitas, Honda DBL 2026 East Java – South Resmi Bergulir Jadi Wadah Potensi Pelajar di Malang

Dengan demikian, update data terbaru jumlah kasus positif corona di Kabupaten Nganjuk tercatat sebanyak 14 orang. Untuk 3 orang di antaranya sudah dinyatakan sembuh.

Sedangkan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 78 orang, 48 orang dinyatakan pasien dalam pengawasan (PDP), serta 491 orang tanpa gejala. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru