Tabung Gas Bocor, Warung Pecel Tumpang Di Kaliwates Jember Terbakar

Reporter : Muhammad Hatta
Diduga akibat kebocoran tabung gas LPG, Warung Pecel Tumpang Nganjuk di Jalan M. Yamin, Kaliwates, ludes terbakar pada Minggu (8/3) siang.

KLIKJATIM.Com | Jember – Insiden kebakaran menghanguskan bagian dapur warung makan "Pecel Tumpang Nganjuk" di Jalan M. Yamin, Dusun Kedung Piring, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember, Minggu (8/3/2026) siang. Seorang karyawan dilaporkan terluka akibat terkena sambaran api saat mencoba memadamkan kobaran api.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB tersebut menimpa Saiful Bahri (27), warga Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi. Korban yang merupakan karyawan warung tersebut harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis akibat luka bakar yang dideritanya.

Baca juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk 200 Balita dan Lansia

Anggota Mako A Damkarkat Pemkab Jember, Aris Setiawan, mengonfirmasi bahwa api diduga kuat berasal dari kebocoran tabung gas LPG di area dapur. Berdasarkan keterangan pemilik warung, Bahrul Ulum, api muncul secara tiba-tiba dan langsung membesar, memicu kepanikan pekerja.

"Korban berusaha memadamkan api yang sudah menyala di dapur. Namun karena api cukup besar, korban justru ikut tersambar dan mengalami luka bakar," ujar Aris saat memberikan keterangan kepada media.

Mendapat laporan warga, Regu A Mako Damkar Pemkab Jember langsung menerjunkan satu armada truk pemadam dengan kekuatan 7 personel. Petugas bergerak cepat melakukan lokalisir api agar tidak merembet ke bangunan di sekitar pemukiman padat tersebut.

Baca juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI, PLN Tebar Promo "Merdeka Daya": Diskon Tambah Daya 50 Persen Lewat PLN Mobile

Upaya pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar 30 menit. Api dinyatakan benar-benar padam pada pukul 12.03 WIB.

"Kami pastikan tidak ada titik api tersisa melalui proses pendinginan," tambah Aris.

Baca juga: DPRD Jember Soroti Anggaran Stiker Warga Miskin Rp 2,8 Miliar, Dinsos PPPA Beberkan Alasan Pengajuan

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil akibat kerusakan bangunan dapur dan peralatan masak diperkirakan mencapai Rp7 juta hingga Rp8 juta.

Atas kejadian ini, pihak Pemadam Kebakaran mengimbau masyarakat, terutama pelaku usaha kuliner, untuk lebih waspada dalam penggunaan gas LPG. Petugas menekankan pentingnya pemeriksaan rutin pada selang dan regulator secara berkala guna mencegah terjadinya kebocoran yang fatal.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru