KLIKJATIM.Com | Sampang - Warga Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi perempuan dalam kondisi meninggal dunia di dalam sebuah kardus di pinggir jalan desa setempat.
Penemuan tragis ini bermula ketika seorang warga yang hendak berangkat ke pasar melintas di jalan tersebut dan menaruh curiga pada sebuah kardus yang tergeletak di tepi jalan di antara tumpukan sampah. Saat dihampiri dan dibuka, warga tersebut terkejut mendapati bayi yang sudah tidak bernyawa dengan kondisi ari-ari yang telah terputus di sekitar tubuhnya.
Baca juga: Tutup Turnamen Sepak Bola Pelajar 2026, Bupati Yes Optimis Muncul Bibit Unggul dari Bumi Lamongan
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya peristiwa tersebut setelah menerima laporan dari warga kepada pihak Polsek Karang Penang pada Jumat (6/3/2026).
"Selain jasad bayi, di dalam kardus tersebut juga ditemukan secarik tulisan yang meminta agar bayi itu dimakamkan secara layak," ujarnya.
Pesan singkat tersebut pun mengundang perhatian dan rasa prihatin mendalam bagi warga yang berada di lokasi penemuan.
Baca juga: Sukses di Bisnis Landscape Nasional, M. Novianto Siap Bawa Inovasi Hijau untuk Kemajuan Lamongan
Petugas kepolisian bersama tenaga medis dari Puskesmas Karang Penang segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Berdasarkan hasil identifikasi medis, bayi berjenis kelamin perempuan tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 24 jam sebelum ditemukan.
Setelah proses pemeriksaan selesai, warga Desa Tlambah bersama aparat setempat segera memakamkan bayi tersebut di pemakaman desa sesuai dengan permintaan dalam pesan yang ditemukan.
Baca juga: Lepas Lima Personel Berangkat Haji, Polres Sampang Gelar Doa Bersama di Masjid Al-Rasyid
"Hingga saat ini, kami masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap siapa pihak yang tega membuang bayi tersebut,"pungkasnya.
Anggota Polsek Karang Penang bersama Satreskrim Polres Sampang tengah melakukan pendalaman untuk melacak pelaku di balik kejadian memilukan ini.
Editor : Fatih