Percepat Penanganan Banjir Jelang Ramadan, Pemkab Lamongan Kerahkan 6 Pompa Tambahan

Reporter : Rozy
sebanyak enam unit pompa tambahan dikerahkan di Sluis Kuro, Kecamatan Karangbinangun.

KLIKJATIM.Com | Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus melakukan langkah strategis untuk mempercepat penanganan banjir yang menggenangi sejumlah wilayah.

Sebagai hasil koordinasi intensif dengan BBWS Bengawan Solo, PU SDA, dan BPBD Provinsi Jawa Timur, sebanyak enam unit pompa tambahan dikerahkan di Sluis Kuro, Kecamatan Karangbinangun, pada Rabu (18/2/2026).

Baca juga: Lawan Ancaman El Nino, Kementan dan Pemkab Lamongan Masifkan Pompanisasi di Lahan Tadah Hujan

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menjelaskan bahwa penambahan enam unit pompa tersebut terdiri dari dua unit milik BBWS Bengawan Solo, tiga unit dari PU SDA Provinsi Jatim, dan satu unit dari BPBD Provinsi Jatim. Kehadiran pompa-pompa ini diharapkan mampu mendongkrak kapasitas pembuangan air hingga 2.500 liter per detik ke saluran pembuangan utama.

"Diharapkan dengan tambahan pompa ini nanti akan lebih banyak lagi air yang kita keluarkan, dan memang hari ini perbedaan antara Kuro luar dan Kuro dalam masih sangat tinggi, hampir sekitar 1 meter. Sehingga kita terus berupaya untuk mengeluarkan, semoga cuaca mendukung," ungkap Bupati yang akrab disapa Pak Yes saat meninjau lokasi.

Selain optimalisasi pompa di Sluis Kuro, Pemkab Lamongan juga mulai mengelola beban debit air di Waduk Gondang Sugio. Pak Yes menyebutkan bahwa pintu air Waduk Gondang mulai dibuka secara perlahan untuk dialirkan ke waduk-waduk kecil di sekitarnya guna meminimalisir dampak luapan yang lebih luas.

Baca juga: Lepas Kloter Awal Jamaah Haji Lamongan, Bupati Yes: Jumlah Jamaah Meningkat, Simbol Kesejahteraan Masyarakat

"Di samping itu hari ini kita juga pelan-pelan membuka Waduk Gondang, kita mengeluarkan beban di Waduk Gondang ini supaya tidak terus mengimbas, kita arahkan ke waduk-waduk kecil," tambahnya.

Memasuki momentum menjelang bulan suci Ramadan, Pak Yes juga menaruh perhatian besar pada aspek sosial para penyintas banjir. Ia turun langsung menyalurkan bantuan paket sembako ke beberapa titik terdampak, di antaranya Desa Sidomulyo (Kecamatan Deket), serta Desa Soko dan Desa Blawi (Kecamatan Karangbinangun). Langkah ini diambil untuk menjamin ketersediaan pangan warga yang aktivitas ekonominya terhambat akibat genangan air.

Baca juga: Dekopinda Lamongan 2025-2030 Resmi Dikukuhkan, Pak Yes Optimis Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Daerah

"Bantuan kepada masyarakat ini terus kita atur prosesnya. Kali ini dalam menghadapi Ramadan akibat keterbatasan akses untuk bisa belanja, akan kita tambahkan bantuan sembako bagi masyarakat," imbuh Pak Yes.

Melalui sinergi lintas instansi dan intervensi bantuan logistik, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap genangan air segera surut sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan nyaman.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru