KLIKJATIM.Com | Sumenep – Hujan lebat disertai angin puting beliung yang menerjang Desa Karduluk, Kabupaten Sumenep, pada Minggu (1/2) sore mengakibatkan kerusakan massal pada infrastruktur warga.
Berdasarkan hasil pemutakhiran data terbaru dari pemerintah desa setempat, total bangunan yang terdampak bencana kini mencapai 178 unit, meliputi rumah tinggal hingga fasilitas umum.
Baca juga: Gelar Talkshow Perempuan Berdaya, KOHATI Lamongan Bedah Isu Hukum hingga Kesehatan Mental Gen Z
Dusun Rengpereng menjadi wilayah dengan dampak paling signifikan, di mana sebanyak 96 rumah warga, satu masjid, dan satu madrasah mengalami kerusakan pada bagian atap dan konstruksi bangunan. Sementara itu, di Dusun Palalangan tercatat 49 rumah rusak, dan di Dusun Dunggaddung sebanyak 30 rumah serta satu musala juga terdampak terjangan angin kencang tersebut.
Kepala Desa Karduluk, Ahmad Faruq, menjelaskan bahwa verifikasi data masih terus dilakukan di lapangan untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan pendataan yang akurat. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan laporan awal seiring dengan jangkauan pendataan petugas di setiap dusun.
Baca juga: Jelang Iduladha, Gubernur Khofifah Pastikan Stok Hewan Kurban Jawa Timur Melimpah dan Sehat
“Data sementara yang kami himpun sebelumnya mencatat sekitar 174 rumah dan dua musala terdampak angin puting beliung di Desa Karduluk. Namun, pendataan masih terus kami lakukan. Ketika hujan deras turun, tiba-tiba muncul angin puting beliung yang mengakibatkan ratusan bangunan warga mengalami kerusakan,” ujar Ahmad Faruq pada Senin (2/2) sore.
Meskipun kerusakan bangunan tergolong masif, pemerintah desa memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tragis tersebut. Saat ini, warga mulai bergotong royong melakukan perbaikan darurat secara mandiri guna mengantisipasi hujan susulan yang berpotensi merusak bagian dalam rumah.
Baca juga: Rangkul Generasi Muda Jadi Pesan Penting Untuk Kader PDI Perjuangan di Jember
Pihak Pemerintah Desa Karduluk telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiapkan langkah pemulihan dan bantuan logistik bagi masyarakat. Kades Faruq juga mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem yang masih mengancam wilayah Sumenep dan sekitarnya.
“Kami berharap warga tetap waspada dan bersabar menghadapi musibah ini,” pungkas Faruq.
Editor : Fatih