KLIKJATIM.Com | Gresik – PT Smelting, perusahaan yang bergerak di bidang peleburan dan pemurnian tembaga, membuka dua kesempatan kerja bagi masyarakat yang ingin berkarier di industri pengolahan mineral. Lowongan ini diperuntukkan bagi penempatan di Kabupaten Gresik.
Dua posisi yang dibuka yakni Acid & WWTP Engineer serta Refinery Operator Acid & WWTP Operator. Kesempatan ini terbuka bagi lulusan baru (fresh graduate) maupun pelamar yang telah memiliki pengalaman kerja.
Baca juga: PT Fokus Jasa Mitra Buka Tiga Lowongan Kerja di Gresik, Rekrutmen Gratis
Untuk posisi Acid & WWTP Engineer, pelamar dipersyaratkan memiliki latar belakang pendidikan Sarjana (S1) Teknik Metalurgi atau Teknik Kimia. PT Smelting juga membuka peluang bagi lulusan baru dengan catatan memiliki sikap kerja yang baik, mampu bekerja dalam tim, serta menguasai bahasa Inggris dengan baik.
Baca juga: PT Smelting Buka Lowongan Mechanical Engineer di Gresik, Pendaftaran Hingga 22 Desember 2025
Sementara itu, posisi Refinery Operator Acid & WWTP Operator mensyaratkan pendidikan minimal SMK atau sederajat, khususnya dari jurusan Teknik Mesin, Kimia, atau Elektro. Pelamar dengan pengalaman kerja 1–2 tahun akan menjadi nilai tambah, meski lulusan baru tetap dipersilakan untuk mendaftar. Selain itu, pelamar harus memiliki kondisi fisik yang baik, sikap kerja positif, serta kemampuan komunikasi dan kerja sama tim.
PT Smelting mengimbau para pelamar untuk mengirimkan lamaran secara daring melalui situs resmi perusahaan di www.ptsmelting.com/career. Batas akhir pendaftaran untuk kedua posisi tersebut adalah 7 Februari 2026.
Baca juga: Kesempatan Berkarier sebagai Event Koordinator di ICON Mall Gresik
Perusahaan juga menegaskan bahwa proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya apa pun. PT Smelting tidak pernah meminta pembayaran atau bekerja sama dengan agen perjalanan terkait akomodasi selama proses seleksi. Pelamar diminta untuk waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan perusahaan.
Hanya kandidat yang memenuhi kualifikasi dan lolos seleksi administrasi yang akan dihubungi untuk tahap selanjutnya.
Editor : Abdul Aziz Qomar