Strategi Minyak Goreng, PMI Jember Sukses Pikat Emak-Emak Jadi Pendonor Darah Jelang Ramadan

Reporter : Muhammad Hatta
Emak-emak tampak antusias mengantre untuk mendonorkan darahnya di PMI Jember.

KLIKJATIM.Com | Jember – Ada pemandangan unik di lobi Matahari Johar Plaza, Kecamatan Kaliwates, Jember, pada Jumat (23/1/2026). Puluhan warga, didominasi oleh kalangan ibu-ibu atau "emak-emak", tampak antusias mengantre untuk mendonorkan darahnya.

Daya tariknya bukan sekadar misi kemanusiaan, melainkan hadiah minyak goreng yang disiapkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember.

Baca juga: Resmikan RSNU Pasuruan, Gubernur Khofifah: Dakwah Lewat Layanan Kesehatan yang Profesional dan Terjangkau

Langkah ini merupakan strategi jemput bola PMI Jember untuk mengamankan stok darah menjelang bulan suci Ramadan 2026.

Sekretaris PMI Kabupaten Jember, Ghufron Evyan Efendi, mengungkapkan bahwa pemberian minyak goreng adalah bentuk apresiasi sekaligus magnet bagi masyarakat agar mau berdonor di tengah kesibukan mereka berbelanja.

"Kami sengaja memilih pusat perbelanjaan karena di sana pusat keramaian, terutama ibu-ibu. Kami sediakan minyak goreng untuk menarik minat masyarakat. Alhamdulillah, strategi ini terbukti efektif," ujar Ghufron saat dikonfirmasi wartawan usai kegiatan.

Dari 71 orang yang mendaftarkan diri, sebanyak 45 pendonor dinyatakan lolos skrining kesehatan dan berhasil menyumbangkan darahnya. Sementara itu, 26 calon pendonor lainnya terpaksa ditunda karena alasan medis.

Baca juga: Sajikan 94 Agenda Ikonik, Lamongan Luncurkan Kalender Event 2026 untuk Dongkrak Wisata dan Ekonomi

Kegiatan ini sangat krusial mengingat kebutuhan darah biasanya meningkat sementara partisipasi pendonor cenderung menurun saat bulan puasa. PMI Jember menargetkan pengumpulan 3.500 hingga 4.000 kantong darah untuk periode sebelum dan selama Ramadan.

"Setiap harinya kami menargetkan sekitar 140 hingga 150 kantong darah. Saat ini stok masih aman di angka sekitar 760 kantong, namun kami harus terus bergerak setiap hari menggunakan tiga armada Mobile Unit (MU)," tambah Ghufron.

Selain di pusat perbelanjaan, PMI Jember juga menyisir wilayah desa, kecamatan, komunitas anak muda, hingga lembaga keagamaan seperti PCNU dan Muhammadiyah untuk memastikan ketersediaan darah tetap stabil.

Baca juga: Carok Satu Lawan Satu di Jember, Dipicu Rebutan Lahan

Inovasi pemberian sembako ini disambut hangat oleh para pendonor. Salah satunya adalah Elfa Molivia, yang mengaku kaget sekaligus senang karena mendapatkan bingkisan yang bermanfaat untuk dapur rumah tangganya.

"Senang sekali, biasanya kan cuma dapat biskuit, susu, atau minuman. Sekarang dapat minyak goreng, alhamdulillah bisa buat masak di rumah. Kegiatan seperti ini baru pertama kali saya ikuti, semoga ke depan bisa dapat beras juga," seloroh Elfa sambil tersenyum.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru