KLIKJATIM.Com | Situbondo - Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur (Jatim) membuka kembali aktivitas pelayaran rute Jangkar (Situbondo) ke Kalianget dan kepulauan di Sumenep, Madura.
Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo BPTD Kelas II Jatim Abdul Hamid mengatakan rute Jangkar ke beberapa kepulauan di Sumenep Madura kembali dibuka setelah dilakukan penundaan karena cuaca buruk.
Baca juga: Dua Pengedar SS Situbondo Diamankan 42 Gram Barang Bukti Disita
"Mulai hari ini aktivitas penyeberangan Pelabuhan Jangkar ke beberapa kepaulauan di Kabupaten Sumenep, Madura, sudah dibuka karena cuaca sudah mulai membaik," ujarnya kepada RRI, Sabtu (17/1/2026).
Abdul Hamid mengemukakan, sejak tanggal 10 Januari 2026, aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Jangkar menuju beberapa kepulauan di Sumenep tertunda karena cuaca buruk. Ketinggian gelombang hingga 3 meter.
"Kapal KMP Dharma Kartika tertahan di Pelabuhan Jangkar sejak 10 Januari lalu, yang semestinya berlayar ke Pulau Raas Madura," ujar Abdul Hamid.
Baca juga: Puting Beliung Porak-Porandakan 16 Rumah Warga Situbondo
Minggu pagi sekitar pukul 08:50 Wib, KMP Dharma Kartika mulai berlayar ke Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, dengan membawa 222 orang penumpang termasuk 10 penumpang balita.
Selain itu, KMP Munggiyango Hulalo rute Jangkar-Kalianget juga mendapatkan izin berlayar dengan membawa penumpang 69 orang penumpang termasuk tiga penumpang balita pada pukul 10:18 Wib.
Baca juga: Dua Rumah di perumahan PG Asembagus Situbondo Dilarang Api
Sedangkan KMP Trimas Laila bertolak dari Pelabuhan Jangkar menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada pukul 15:28 Wib dan membawa 36 orang penumpang dan sejumlah truk logistik.
"KMP Wicitra Dharma I yang tertahan di Pulau Sapudi selama sepekan juga telah diizinkan berlayar dan sudah bersandar di Pelabuhan Jangkar pada pukul 17:05 Wib membawa 133 penumpang," imbuh Abdul Hamid.
Editor : Wahyudi