Borong 64 Penghargaan K3 di Jawa Timur, Lamongan Sabet Gelar Pembina K3 Terbaik 1

Reporter : Rozy
Penghargaan K3 diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara

KLIKJATIM.Com | Gresik – Pemerintah Kabupaten Lamongan kembali menorehkan prestasi gemilang di awal tahun 2026. Dalam ajang Apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Provinsi Jawa Timur yang digelar di Stadion Petrokimia Gresik, Rabu (14/1), Lamongan sukses memboyong total 64 penghargaan K3.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara (Mas Dirham), yang hadir mewakili Bupati Yuhronur Efendi.

Baca juga: Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Banjarsari Gresik

Prestasi tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran budaya kerja sehat di "Kota Soto".

Adapun kategori penghargaan yang berhasil diraih diantaranya pembina K3 terbaik 1 (Kategori Gold) oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan, Zero Accident Award (Kecelakaan Nihil) diraih oleh 31 perusahaan.

Serta Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2 HIV/AIDS) diraih oleh 18 perusahaan, Program Penanggulangan Tuberkulosis (P2TB) Paru diraih oleh 15 perusahaan.

Wakil Bupati Lamongan, Mas Dirham, menegaskan bahwa penghargaan ini adalah bukti komitmen nyata dalam menciptakan ekosistem kerja yang nyaman dan aman. Menurutnya, perlindungan terhadap tenaga kerja adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa ditawar.

Baca juga: Pimpin Apel Bulan K3 Nasional di Gresik, Khofifah Tekankan Pentingnya Ekosistem K3 yang Kolaboratif

"Kami berkomitmen menciptakan SDM yang unggul dan berdaya saing, namun di sisi lain kami juga wajib melakukan maintenance terhadap SDM tersebut melalui K3. Target kami adalah menekan angka kecelakaan kerja sekecil mungkin (zero accident)," tegas Mas Dirham.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan, Zamroni, menjelaskan bahwa 33 perusahaan yang menerima penghargaan telah melalui proses audit dan penilaian administrasi yang ketat sepanjang tahun 2025.

Perusahaan tersebut antara lain RSUD dr. Soegiri, Permata Hati, PT Bumi Menara Internusa, PT Eastern Logistic, dan puluhan perusahaan lainnya. "Seluruhnya berhasil memenuhi 166 indikator sesuai PP Nomor 50 Tahun 2012 dan telah diaudit secara transparan oleh Badan Audit Kemnaker," jelas Zamroni.

Baca juga: Bupati Gresik Sabet Penghargaan Pembina K3 Terbaik II Jawa Timur

Gubernur Khofifah menekankan bahwa K3 bukan sekadar seremonial atau administrasi.

"Melainkan kebutuhan esensial dan budaya kerja yang hidup untuk mendukung pembangunan nasional dan regional," pungkas Gubernur Jawa Timur.

Editor : Fatih

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru