Hanya 23 Yang Diterima dari 2.000 Pendaftar Relawan RSJ Menur

Reporter : Wahyudi

KLIKJATIM.Com | Surabaya - RSJ Menur Surabaya yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan penanganan wabah Covid19 yang menindak lanjuti instruksi Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mengajukan permohonan untuk merekrut tenaga medis relawan Covid19. Perekrutan itu untuk melaksanakan tugas sebagai perawat, dokter dan tenaga medis lainnya.

[irp]

Baca juga: Gubernur dan Forkopimda Jatim Bersama Ribuan Buruh Peringati May Day 2026

"Kami butuh 5 dokter, 12 perawat, 3 tenaga rekam medic dan 3 tenaga analyist laboratorium. Proses perekrutan sudah dilakukan secara online oleh Badan kepegawain Daerah (BKD) Jatim," ujar Direktur RSJ Menur, dr Moch Hafidin Ilham.

Dikatakannya, jumlah peminatnya cukup banyak yaitu 2000 calon relawan Covid 19, akan tetapi yang dibutuhkan hanya 20 tenaga. "Setelah melalui proses administrasi maka yang akan direkrut sebanyak 23 tenaga medis. Tenaga relawan covid 19 akan dikontrak selama ada wabah virus covid 19 ini," katanya.

Baca juga: Rayakan May Day di Kantor Gubernur, Khofifah-Emil Guyur Ribuan Buruh Jatim dengan "Kado" Kebijakan Strategis

Dalam penanganan Covid19 ini, Pemprov Jatim memiliki 5 rumah sakit yaitu RS Dr Soetomo, RS Haji, RS Saiful Anwar, RS Soedono dan RSJ Menur Surabaya. Selain itu juga ada 85 RS rujukan untuk penanganan Covid 19 yang tersebar di kabupaten/kota.

Dr Moch Hafidin Ilham mengatakan sebelum terjun ke lapangan RSJ Menur telah melakukan orientasi dan arahan serta diberikan pembekalan untuk relawan Covid 19. "Dan sebelum dilakukan oreantasi, dan pembekalan, para relawan Covid19 dilakukan tes screening atau rapid test, jangan sampai para relawan ini terjun ke lapangan terpapar Covid 19," tuturnya.

Baca juga: Jauh dari Kesan Anarkis, Pekerja PTPN I Regional 5 Pilih Istighosah dan Doa Bersama Peringati May Day 2026

RSJ Menur telah menyediakan sebanyak 112 tempat tidur yang disiapkan sebagai ruang isolasi maupun observasi yang ditempatkan di 3 ruang, yaitu ruangan lavender, ruangan edelweiss dan ruangan kenari. Ruang isolasi dan observasi ini digunakan bagi orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). (hen)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru