KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – Warga Desa Plesungan, Kecamatan Kapas, Bojonegoro yang sedang menjalani karantina di Balai Desa setempat tetap bisa mengikuti salat tarawih berjemaah. Pasalnya, Pemerintah Desa (Pemdes) Plesungan tetap memfasilitasi mereka dengan menerapkan protokol Covid-19.
Pantauan di lapangan, salat tarawih berjemaah ini dilaksanakan di Pendapa Balai Desa. Mereka yang mengikuti jemaah khusus warga karantina atau isolasi, perangkat desa dan tim gugus tugas Covi-19 desa setempat.
Baca juga: Gubernur Khofifah Intensifkan Stabilisasi Harga Lewat Pasar Murah
[irp]
"Sudah sejak awal puasa Pemdes melakukan salat berjemaah bersama-sama dengan warga yang dikarantina," ungkap Kepala Desa Plesungan, Moh Choiri, Rabu (6/5/2020).
Baca juga: Tekan Inflasi Jelang Ramadhan, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Bojonegoro
Setiap harinya kurang lebih 30 sampai 35 jemaah yang mengikuti salat tarawih. Adapun jumlah warga setempat yang harus karantina tercatat 12 orang dan sekarang sisa 6 orang karena sudah melakukan isolasi selama 14 hari.
[irp]
Baca juga: Ambil Sumpah di Hadapan Api Abadi, Ratusan ASN Bojonegoro Jalani Mutasi di Kayangan Api
"Untuk warga yang sudah boleh keluar (lepas pemantauan), pihak desa langsung melakukan rapid tes dan hasilnya negatif semua," kata Sekertaris Desa, Dedik.
Warga yang wajib mejalani karantina karena mereka datang dari beberapa daerah. Antara lain dari Jakarta, Surabaya, Gresik, Jepara dan Bali. (nul)
Editor : M Nur Afifullah