Puncak Covid-19 di Jatim Diprediksi Awal Juni 2020

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Surabaya--Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memprediksi puncak pandemi virus corona atau covid-19 di Jatim ini terjadi awal Juni 2020. Sebab, banyak ditemukan klaster baru sumber penularan covid-19.

"Jika tidak disiplin dan ada klaster tidak terespon lebih efektif, sangat mungkin awal Juni (Puncaknya)," kata Khofifah di Surabaya, Rabu (6/4/20).

Baca juga: Gubernur Khofifah Dorong ASN Jatim Jadikan Pengabdian sebagai Energi untuk Berinovasi

[irp]

Khofifah menjelaskan, terdapat beberapa hal yang menyebabkan mudurnya prediksi pucak covid-19 di Jatim. Di antaranya karena munculnya klaster baru setelah klaster lama sudah teratasi.

"Seperti klaster PPIH (Pelatihan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji) di Asrama Haji Sukolilo Surabaya hingga klaster santri Temboro di Magetan. Mulai saat ini bisa dihentikan laju penularannya," jelas Khofifah.

Baca juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk 200 Balita dan Lansia

[irp]

Mantan Menteri Sosial itu memaparkan, kasus klaster baru yang menjadi sebab mundurnya prediksi, di antaranya klaster PT HM Sampoerna, klaster pabrik rokok Mustika di Tulungagung, dan juga klaster Pasar Pujon Malang.

Baca juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI, PLN Tebar Promo "Merdeka Daya": Diskon Tambah Daya 50 Persen Lewat PLN Mobile

"Memang kita melihat ada fenomena munculnya klaster-klaster baru. Misalnya dulu ada klaster PPIH, kemudian klaster Santri Temboro. Kemudian klaster Sampoerna, sekarang ada Klaster Pujon, klaster Tulungagung," paparnya. (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru