KLIKJATIM.Com | Gresik — Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PC IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Kabupaten Gresik masa khidmat 2025–2027 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Aula Mandala Bakti Praja, Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, Minggu (4/1/2026).
Pelantikan ini menandai dimulainya estafet kepemimpinan baru IPNU–IPPNU Gresik untuk tiga tahun ke depan. M. Fatkur Rohman resmi mengemban amanah sebagai Ketua PC IPNU Gresik, sementara kepemimpinan PC IPPNU Gresik dipimpin oleh Aminatus Sholihah.
Baca juga: Pemkab Gresik Siapkan Pilkades 2026 dengan Sistem Digital E-Voting
Keduanya dilantik langsung oleh perwakilan Pimpinan Wilayah (PW) IPNU dan IPPNU Jawa Timur, bersama jajaran pengurus harian, departemen, lembaga, dan badan otonom pendukung organisasi.
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, yang turut hadir dalam pelantikan tersebut, menegaskan bahwa IPNU dan IPPNU memiliki peran strategis sebagai kawah candradimuka kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama. Menurutnya, momentum pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan awal pengabdian yang harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Silakan menyusun rencana kerja dengan melihat tantangan yang dihadapi hari ini. Tidak hanya pemerintah, sektor swasta pun memiliki tantangan. IPNU–IPPNU harus mampu belajar dan berkontribusi nyata untuk masyarakat Kabupaten Gresik,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Yani.
Gus Yani juga mendorong pengurus baru agar aktif belajar dalam proses pembangunan, mulai dari tingkat desa hingga kabupaten. Ia menilai pelajar NU memiliki daya pikir dan intelektualitas yang kuat untuk terlibat dalam perencanaan pembangunan.
“Adik-adik bisa ikut Musrenbang desa, lalu saya tunggu di Musrenbang kabupaten. Dari sana bisa belajar bagaimana usulan program dirumuskan hingga menghasilkan output nyata bagi masyarakat, baik di bidang sosial, pendidikan, maupun sektor lainnya,” ungkapnya.
Baca juga: Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Gresik Hadirkan Promo Staycation 'School Holiday is Coming'
Selain itu, Bupati berpesan agar IPNU–IPPNU terus mengasah kapasitas diri, mulai dari penguasaan teknologi, pengembangan kreativitas, hingga penguatan kerja sama tim. Ia menekankan pentingnya kedekatan pelajar NU dengan lingkungan sekolah dan desa sebagai basis gerakan.
“Dengarkan aspirasi teman-teman di sekitar, berikan kontribusi terbaik sesuai kemampuan. Peran kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membawa perubahan besar,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PW IPNU Jawa Timur, Muhammad Rafli Rifki Reza, menjelaskan bahwa pelantikan PC IPNU–IPPNU Gresik mengusung tema “Future Starts Here, Empower, Educate, Elevate”. Tema tersebut merefleksikan komitmen organisasi dalam menyiapkan kader unggul yang siap menyongsong masa depan.
“Future Starts Here bermakna bahwa masa depan dimulai dari proses hari ini. Empower berarti memberdayakan kader agar memiliki kemampuan dan kepercayaan diri. Educate adalah pembekalan ilmu, pengetahuan, dan nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Sementara Elevate bermakna kader mampu naik level dan berkontribusi nyata bagi organisasi, masyarakat, dan bangsa,” jelasnya.
Ia menambahkan, tema tersebut disimbolkan dengan ikan bandeng yang melompat ke atas sebagai lambang keberanian untuk bergerak maju. Gradasi warna kuning keemasan merepresentasikan cahaya ilmu, kejernihan berpikir, dan semangat berprestasi.
“Langkah tegap menyongsong masa depan, tradisi dijaga, prestasi dikedepankan. IPNU–IPPNU harus terus berada di garis terdepan dalam mencetak pelajar NU yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan,” tandasnya.
Pelantikan PC IPNU–IPPNU Gresik ini turut dihadiri unsur Forkopimda Gresik, PCNU, MUI, GP Ansor, Muslimat, Fatayat, LDII, serta perwakilan organisasi keagamaan dan kepemudaan di Kabupaten Gresik.
Editor : Abdul Aziz Qomar