Pasangan Paruh Baya Chek In ke Hotel, Wanitanya Bablas Mati

klikjatim.com
Petugas berpakaian lengkap sesuai protokol Covid-19 saat proses mengevakuasi jenazah korban tewas di kamar hotel Nganjuk. (Asep Bahar/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Nganjuk - Keheningan suasana hotel di Dusun Gerung, Desa Pehserut, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, mendadak jadi geger. Pasalnya, salah satu penghuni kamar 15 yang merupakan seorang wanita dilaporkan tewas.

Diketahui korban tewas adalah Yuyuk (50), warga Desa Waung, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk. Saat itu perempuan paruh baya tersebut chek in bersama teman lelakinya, Tomo (54), warga Jalan Citarum II RT 02/RW 06 Lingkungan Kalianyar Kelurahan Begadung, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.

Baca juga: Wujudkan Ekosistem Pendidikan Berkeadilan, Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 26 Sekolah di Kediri

[irp]

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (3/5/2020) malam. Kedua pasangan bukan suami-istri ini tiba di hotel sekitar pukul 20.00 WIB.

"Menurut keterangan dari pelapor (Tomo), bahwa pada saat mendatangi wisma tersebut korban sudah mengalami gejala-gejala kurang enak badan," ujar Wakapolres Nganjuk, Kompol Ki Ide Bagus Tri kepada, Senin (4/5/2020).

Baca juga: Sinergi Bagi Negeri: MPM Honda Jatim Salurkan 18.440 Bibit Bunga Lewat Program One Sales One Seed

Lalu, Tomo datang ke resepsionis untuk mencari minyak untuk dioleskan pada badan korban. Setelah itu korban bilang ingin istrirahat.

[irp]

"Namun setelah istirahat pelapor menemukan korban sudah meninggal dunia sekitar pukul 23.00 WIB," lanjutnya.

Baca juga: Kendalikan Inflasi Awal Tahun, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Deket Lamongan

Selanjutnya, petugas kepolisian langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah mendapatkan laporan dari Tomo. "Anggota kita datang ke TKP menggunakan pakaian lengkap, alat pelindung diri (APD) untuk mengevakuasi mayat korban," jelasnya.

Kompol Tri, sapaannya menuturkan, dari hasil olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Dugaan sementara kematian korban karena hipertensi. (Asep Bahar/nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru