KLIKJATIM.Com | Sampang - Pemerintah Kabupaten Sampang dan Perum Bulog tandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait pembangunan kompleks pergudangan Bulog.
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan, bahwa Pemkab Sampang sudah menyiapkan lahan untuk gudang Bulog, gudang tersebut akan gunakan untuk empat kabupaten, yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Sumenep.
Baca juga: Harga Garam di Sampang Anjlok Hingga Rp30 Ribu per Karung, Petani Menjerit
"Gudangnya ada di kabupaten Sampang, supaya kebutuhan bahan pangan kita tidak perlu lagi impor dari luar kabupaten, cukup stock di Madura," ucapnya, Jumat (12/12/2025).
"Luas lahan butuh sekitar 6.300 meter, nanti di Kecamatan Jrengik," imbuhnya.
Baca juga: Telan Anggaran Rp 59 Miliar Lebih, Pembangunan Gedung Poltera Capai 85 Persen
Sementara itu, Direktur SDM dan Umum Bulog, Sudarsono Hardjosoekarto sangat menyambut baik untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta pemenuhan/ketersediaan pangan di Kabupaten Sampang khususnya, dan Madura Raya umumnya.
"Ke depan, kami dari Bulog akan melakukan studi kelayakan dan melaksanakan pembangunan pergudangan dengan standar terbaik agar fasilitas ini dapat segera beroperasi demi mendukung sistem logistik pangan di wilayah Kabupaten Sampang dan Madura Raya," ujarnya.
Baca juga: Anggota DPRD Sampang Dukung Siswi MTs 1 Raih Prestasi Nasional
Bulog memiliki standar tertentu untuk kelayakan dan prioritas karena menyangkut pangan untuk menghindari kerusakan barang guna tetap melayani masyarakat.
"Adanya gudang Bulog akan memperkuat sistem logistik pangan di Kabupaten Sampang dan juga memberikan manfaat ekonomi jangka panjang seperti pembukaan lapangan kerja dan penguatan ekosistem usaha lokal,'' pungkas Sudarsono.
Editor : Wahyudi