SURABAYA - Peristiwa kerusuhan yang berujung pembakaran terhadap Mapolsek Tambelengan, Kabupaten Sampang, Madura sedang diselidiki Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur.
Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, penanganan kasus pembakaran di Mapolsek Tambelengan akan ditarik ke Polda. Sekarang tim sudah bergerak melakukan penyelidikan.
Baca juga: Hapus Stigma dan Diskriminasi, Dinkes KB Sampang Targetkan Eliminasi TB dan Kusta pada 2030
"Sekarang masih kami dalami," ujar Irjen Pol Luki, Kamis (23/05/2019).
[irp]
Baca juga: Polres Sampang Ringkus Spesialis Pencurian Meteran Listrik dan AC, Pelaku Beraksi di 12 Lokasi
[irp]
Dia tak ingin kejadian serupa kembali terjadi. Karena itu, masyarakat diimbau agar saling bergandengan untuk menjaga keamanan dan ketentraman.
Baca juga: Ketua DPRD Sampang Ikuti KPPD di Lemhanas, Perkuat Kapasitas Kepemimpinan Daerah
"Agar kasus serupa tidak terulang lagi dan menjalar ke daerah lain di Jawa Timur, saya mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga keamanan dan ketentraman secara bersama-sama," tandasnya.
Selanjutnya, peristiwa tindakan anarkis kelompok massa yang berujung pembakaran telah disikapi serius. Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan menggelar rapat tertutup dengan Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi beserta Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa sebelum akhirnya meninjau ke lokasi. (nk/roh)
Editor : Redaksi