KLIKJATIM.Com | Sampang - Banjir di Kabupaten Sampang, Madura kembali terjadi, dan melanda beberapa desa di Kecamatan Jrengik akibat luapan Sungai Panyiburan.
Kasi Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Mohammad Hozin mengatakan, bahwa terjadi akibat curah hujan tinggi di wilayah hulu dan menyebabkan debit air sungai meningkat, yang berdampak meluap ke permukiman warga dan akses jalan.
Baca juga: Dipicu Hutang Rp 300 Juta, Warga Ketapang Sampang Disekap Selama Tiga Hari
"Hujan tinggi pada Rabu dinihari sekitar pukul 03.00 WIB," jelasnya.
Berdasarkan catatan BPBD, desa yang terdampak antara lain Desa Panyepen, Desa Majangan, dan Desa Margantoko, Kecamatan Jrengik, dengan total 116 Kepala Keluarga (KK). Sedangkan ketinggian air mencapai 30-35 cm di beberapa titik.
Baca juga: Harga Garam di Sampang Anjlok Hingga Rp30 Ribu per Karung, Petani Menjerit
"Kantor Balai Pertanian Jrengik juga terendam dengan kedalaman air 30 cm," ungkap Hozin.
Dalam evakuasi, BPBD Sampang bekerjasama dengan pihak TNI-Polri, dan unsur lain guna melakukan assesment, monitoring, dan koordinasi dengan pemerintah desa terdampak.
Baca juga: Telan Anggaran Rp 59 Miliar Lebih, Pembangunan Gedung Poltera Capai 85 Persen
"Sekarang kondisi banjir berangsur surut," tandasnya.
Editor : Wahyudi