KLIKJATIM.Com | Gresik – Wakil Ketua MPR RI sekaligus pemilik Lion Group, Rusdi Kirana, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Rektorat Universitas Sunan Gresik (USG) di Desa Lasem, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Sabtu (1/11/2025).
Prosesi peletakan batu pertama gedung baru di atas lahan seluas sekitar 30 hektare itu diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol dimulainya pengembangan area Kampus A USG. Sebelumnya, USG telah memiliki kampus utama di Desa Kertosono, Sidayu, yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi pembangunan baru.
Dalam kesempatan tersebut, Rusdi Kirana juga resmi dikukuhkan sebagai Dewan Penasihat sekaligus Dewan Penyantun USG.
Turut hadir dalam acara itu Ketua Dewan Pembina sekaligus Founder USG Dr. Jazilul Fawaid SQ., MA, Rektor USG Dr. Abdul Muhith, Wakil Rektor I Sri Kurnia Abdi Pradana, S.Pd., M.PSDM, Wakil Rektor III Abdul Rochim, S.Sos., M.I.Kom, Wakil Rektor IV Muhammad Muslih Muandar, S.Pd., ME, Pengasuh Ponpes Modern Sunanul Muhtadin KH Muhammad Sunan Hamli, Ketua Yayasan Sekolah Al-Qur’an Sunanul Muhtadin Gus Mahbub Aufar, serta sejumlah mitra strategis USG.
Usai peletakan batu pertama, Rusdi Kirana juga melakukan penanaman pohon sebagai simbol tumbuhnya kehidupan akademik baru di lingkungan kampus. Kegiatan ini diharapkan dapat memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar dan kemajuan pendidikan di Gresik.
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB itu menyatakan dukungannya atas pembangunan gedung baru USG. Bahkan di hadapan para pejabat perbankan yang hadir, Rusdi menegaskan kesiapannya menjadi penjamin atas pembangunan dan pengembangan kampus.
“Saya siap menjadi penjaminnya,” tegas Rusdi Kirana.
Rusdi menambahkan, pembangunan fisik kampus harus dibarengi dengan peningkatan mutu pendidikan dan kompetensi lulusan.
“Saya bahagia melihat rencana pembangunan kampus baru USG. Saya mendukung penuh, karena kita ingin negara ini maju. Untuk itu, pendidikan harus kuat dan berkualitas,” ujarnya.
Baca juga: Tutup Dikbar Panji Bangsa Gresik, Jazilul Fawaid Berpesan Kader Harus Produktif
Rusdi mengaku terpanggil menjadi bagian dari USG dengan harapan universitas ini mampu melahirkan lulusan berkompetensi tinggi dan siap bersaing di dunia kerja.
Di hadapan ribuan mahasiswa dan civitas akademika USG, Rusdi juga menyampaikan Kuliah Kebangsaan. Ia berpesan agar mahasiswa memanfaatkan masa kuliah dengan sebaik-baiknya.
“Saya pernah mengalami masa jadi mahasiswa—bingung setelah lulus mau ke mana. Jadi, belajarlah yang baik. Banyak orang gagal karena tidak sekolah, tapi lebih banyak orang berhasil karena pendidikan,” pesannya.
Rusdi juga mendorong mahasiswa untuk berani menjadi pengusaha muda. Ia mencontohkan Singapura yang maju pesat karena memiliki banyak wirausahawan.
“Kalau kita jadi pengusaha, kita bisa menciptakan lapangan kerja, menambah pajak, dan otomatis meningkatkan kesejahteraan. Setelah lulus, kerja dulu, cari pengalaman, lalu beranilah jadi pengusaha,” dorongnya.
Sementara itu, Rektor USG Dr. Abdul Muhith mengapresiasi kesediaan Rusdi Kirana menjadi Dewan Penasihat USG.
“Kami berharap pembangunan Gedung Rektorat USG bisa cepat tuntas. Bahkan kami berencana menamainya Gedung Auditorium Rusdi Kirana,” ungkapnya.
Muhith menambahkan, USG terus mengembangkan fasilitas pendidikan. Saat ini, USG memiliki 29 program studi dengan jumlah mahasiswa lebih dari 2.500 orang pada tahun pertamanya. Dalam waktu dekat, universitas ini juga akan membuka beberapa program studi baru.
“Kami juga berterima kasih kepada berbagai perusahaan dan mitra strategis yang siap mendukung pengembangan kampus USG dalam melahirkan generasi muda unggul untuk kemajuan bangsa,” pungkasnya.
Editor : Abdul Aziz Qomar