DPRD Gresik Desak Kontraktor Tuntaskan Proyek Pelebaran Jalan Yosowilangun–Suci yang Timbulkan Debu

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Berdebu: Proyek pengerjaan Jalan - Yosowilangun Gresik yang tak kunjung selesai (Qomar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – DPRD Gresik mendesak kontraktor pelaksana proyek pelebaran Jalan Yosowilangun–Suci agar segera menuntaskan pekerjaan yang molor. Proyek senilai Rp 2 miliar yang bersumber dari APBD Gresik Tahun 2025 itu dikeluhkan masyarakat karena hingga kini belum rampung, meski hanya tersisa tahap pengaspalan.

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti keluhan warga kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU TR). Ia menegaskan, meski kontrak kerja proyek masih berlaku hingga November, namun kontraktor seharusnya memiliki empati terhadap keresahan masyarakat.

Baca juga: Polemik Pembangunan Kawasan Industri di Bungah, Warga Pemilik Tanah Mengadu ke DPRD Gresik

“Sudah kami tanyakan ke DPU TR karena banyak keluhan dari masyarakat. Sejatinya, pekerjaan hanya tersisa pengaspalan saja. Kontraknya memang sampai November, tapi tidak harus menunggu waktu selesai. Secepatnya diselesaikan karena mengganggu masyarakat. Rekanan juga harus punya empati sosial,” tegas Syahrul Munir, Kamis (9/10/2025).

Politisi asal PKB yang juga mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Manyar–Bungah itu mengingatkan, keterlambatan pekerjaan berpotensi menimbulkan korban kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Perbaikan Pipa Air Giri Tirta Rampung, Ketua DPRD Minta Pabrik Segera Pekerjakan Kembali Karyawan yang Sempat Diliburkan

“Kondisi jalan sekarang licin karena agregat bercampur pasir yang disebar di badan jalan. Kalau turun hujan, risikonya tinggi dan sangat berbahaya. Apalagi ini sudah masuk musim penghujan,” ujarnya.

Baca juga: Pemdes Manyar Sidorukun Fokus Tekan Stunting Lewat Edukasi dan Gizi Seimbang
Syahrul juga menyoroti kebijakan DPU TR yang tidak menyarankan warga melakukan penyiraman jalan guna mengurangi debu, karena dikhawatirkan agregat yang sudah dipapar akan hanyut terbawa air. Namun di sisi lain, debu tebal yang beterbangan membuat warga sekitar terganggu.

 “Kalau dibiarkan, masyarakat tetap jadi korban debu. Maka solusinya hanya satu, rekanan harus segera menyelesaikan pengaspalan,” pungkasnya.

Baca juga: Ketua DPRD Gresik Minta OPD Tak Ganti Pegawai Non ASN di Masa Transisi

Berdasarkan data dari LPSE Gresik, proyek pelebaran jalan Yosowilangun–Suci memiliki Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp 1,99 miliar.

Hasil lelang menunjukkan pemenang tender adalah CV Anjangsana Utama, beralamat di Jalan Tarakan IV/02, Desa Suci, Kecamatan Manyar, dengan nilai penawaran Rp 1,57 miliar. (qom)

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru