Ketua DPRD Gresik Terima Audiensi Pahlawan Mobilitas Masyarakat, Soroti Tarif hingga Jaminan Ketenagakerjaan

Reporter : Abdul Aziz Qomar
Ketua DPRD Gresik saat menerima perwakilan pengojek online (Qomar/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Gresik – Ketua DPRD Gresik, Muhammad Syahrul Munir, menerima audiensi dari perwakilan pekerja ojek online (ojol) yang diwakili oleh Usman Efendi. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah keresahan para pengemudi ojol disampaikan, mulai dari soal penerapan tarif dan pembagiannya kepada pengemudi hingga jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan.

Syahrul menjelaskan, para pengemudi ojol merasa terbebani karena selama ini biaya Jaminan Kesehatan dan Ketenagakerjaan ditanggung sendiri melalui pemotongan tarif otomatis, bukan ditanggung oleh pihak perusahaan aplikasi (aplikator). Padahal, kewajiban terkait iuran ketenagakerjaan sudah diatur dalam Keputusan Gubernur (KEPGUB) Jawa Timur yang berlaku sejak 26 Agustus 2025.

Baca juga: Semangat Kartini di Malang: Gubernur Khofifah Bagikan BBM Gratis dan Sembako untuk Ojol Perempuan

“Namun, sekali lagi pihak aplikator masih belum memberikan atensi yang baik terkait hal ini. Bahkan, penerapan tarif masih jauh di bawah aturan yang ditetapkan dalam KEPGUB,” tegas Syahrul, Rabu, 17 September 2025.

Baca juga: Komisi I DPRD Gresik Ingatkan BKPSDM Agar Sistem Merit ASN Tidak Sekedar Formalitas
Dalam kesempatan tersebut, Usman Efendi selaku perwakilan ojol juga menyampaikan harapannya agar Pemerintah Daerah ikut memberi perhatian pada kesejahteraan mitra pengemudi di Gresik. Menurutnya, selain soal tarif dan jaminan sosial, dukungan lain yang dibutuhkan adalah adanya intervensi dari perusahaan-perusahaan di Gresik berupa bantuan sosial maupun pelatihan keterampilan tambahan.

Baca juga: Hari Bumi, Fraksi PKB DPRD Gresik Gelar Diskusi Cari Solusi Darurat Sampah dan Ancaman Mikroplastik

Syahrul menambahkan, persoalan ini sejatinya bukan hanya masalah lokal, melainkan juga isu nasional yang dirasakan para pengemudi ojol di berbagai daerah. Meski begitu, DPRD Gresik tetap membuka ruang aspirasi dan menampung keluhan tersebut sebagai bagian dari hak masyarakat.

Baca juga: Bupati Gresik Pimpin Pembukaan TMMD ke-128, Fokus RTLH hingga Infrastruktur Desa

“Bismillah, semoga segera mendapatkan titik temu dan tindak lanjut dari pihak aplikator terkait KEPGUB Jawa Timur yang baru saja ditetapkan. Tetap semangat para pahlawan mobilitas masyarakat,” pungkasnya. (qom) 

Editor : Abdul Aziz Qomar

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru