Kejari Sampang Janji Awasi Aliran Program ke Desa

klikjatim.com
Kajari Sampang, Fadilah Helmi

KLIKJATIM.Com | Sampang – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sampang memberikan atensi serius terhadap sejumlah program unggulan yang digulirkan langsung ke tingkat desa. Seperti Koperasi Merah Putih dan Makanan Bergizi menjadi fokus utama pengawasan. Alasannya karena bersinggungan langsung dengan Dana Desa (DD) dan kepentingan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga: Bupati Sampang Lantik Direktur Baru RSUD dr. Mohammad Zyn, Dorong Peningkatan SDM dan Kualitas Layanan

"Semua ini bukan hanya soal realisasi program, tapi soal bagaimana program bisa tepat guna, tepat sasaran, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat desa," kata Kajari Sampang, Fadilah Helmi, Senin (4/8/2025).

Menurut Helmi, Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih diinisiasi oleh pemerintah pusat untuk memperkuat ekonomi yang berbasis kerakyatan. Sementara program Makanan Bergizi menargetkan pemenuhan nutrisi warga desa, khususnya ibu hamil, balita, dan lansia. Kedua program itu disebut sudah mulai berjalan di sejumlah desa penerima manfaat.

"Kami mengawal sejak awal. Dapur seperti apa, nilainya berapa, siapa penerimanya, dan bahkan soal apakah makanan itu layak atau tidak, semua kami pantau," ungkap Helmi.

Ia menekankan bahwa pengawasan dilakukan menyeluruh dari hulu ke hilir, termasuk dalam hal kualitas bahan pangan dan besaran anggaran yang digunakan.

Baca juga: Mahasiswa Sampang Soroti Transparansi Rekrutmen Petugas Sensus BPS

Ditambahkan, bahwa prioritas pengawasan itu merupakan bagian dari visi Presiden RI Prabowo Subianto untuk menekan kesenjangan antara desa dan kota.

"Pendekatannya nanti akan dilakukan secara mobile dengan proyeksi pelibatan sejumlah pihak, termasuk intelijen (Garda Desa)," ucapnya.

Baca juga: Janji Lolos Polri dan PNS Berujung Penipuan, Pria Asal Sumenep Ditangkap Polres Sampang

Jika diketahui ada indikasi penyimpangan, Kejari Sampang siap mengambil tindakan tegas, namun tetap mengedepankan prinsip objektivitas dan akurasi data.

"Kami tidak akan mencari-cari kesalahan. Tapi kalau ada temuan valid, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur," pungkas Helmi. (ris)

Editor : fadil

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru