KLIKJATIM.Com | Surabaya — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “Kalau Aku Besar Nanti”.
Acara ini diadakan bekerja sama dengan Klub Literasi Anak dan diikuti oleh 20 siswa-siswi berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan—SD, SMP, hingga SMA—yang berasal dari wilayah Kecamatan Lakarsantri serta anak-anak dari mitra kerja TPS.
Baca juga: TPS Perluas Program Pangan Murah, 200 Paket Bahan Bergizi Diserbu Warga Lakarsantri
Kegiatan ini dirancang sebagai pelatihan literasi interaktif yang menekankan penguatan keterampilan membaca, menulis, dan berpikir kritis. Tujuan utamanya adalah membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, namun juga memiliki daya saing serta kepekaan sosial.
Acara dimulai dengan sesi mendongeng interaktif yang menghidupkan imajinasi anak-anak, dilanjutkan dengan berbagai permainan literasi yang memperkenalkan mereka pada dunia membaca dan menulis dalam suasana menyenangkan. Para peserta diajak memahami bahwa membaca adalah kunci membuka cakrawala, dan menulis adalah cara untuk mewujudkan mimpi.
Salah satu sesi yang paling menarik adalah “terminal tour”, di mana peserta diajak menjelajahi area pelabuhan untuk melihat langsung aktivitas di terminal petikemas. Mereka belajar tentang pentingnya pelabuhan dalam sistem logistik nasional dan mengenal berbagai alat berat yang digunakan dalam operasional pelabuhan—pengalaman yang memperkaya wawasan mereka tentang dunia industri maritim.
Baca juga: TPS Kembali Layani Ekspor Sarana Perkeretaapian, Dua Locomotive Platform INKA Dikirim ke Australia
Dalam sesi menulis yang menjadi puncak kegiatan, anak-anak menuangkan impian mereka dalam bentuk karya tulis dengan tema “Kalau Aku Besar Nanti”. Momen ini menjadi ajang untuk melatih keberanian berbicara di depan publik, sekaligus membangun kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi. Peserta saling berbagi cita-cita, mendengarkan, dan saling menginspirasi satu sama lain.
Erika Asih Palupi, Corporate Secretary TPS, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membentuk karakter anak-anak sejak dini. “Kami ingin anak-anak tidak hanya bisa membaca dan menulis, tetapi juga mengenal potensi diri dan memahami lingkungan sekitar. Dengan kegiatan ini, kami berharap bisa ikut mencetak generasi yang cerdas, tangguh, dan berempati,” ujarnya.
Thalita, salah satu peserta dari kelas 7, mengungkapkan antusiasmenya setelah mengikuti kegiatan ini. “Aku baru tahu kalau pelabuhan itu luas sekali dan banyak alat beratnya. Aku jadi ingin bikin kapal besar yang bisa kirim barang ke luar negeri,” katanya dengan penuh semangat.
Di penghujung acara, TPS memberikan penghargaan untuk peserta teraktif dan karya tulis terbaik, serta membagikan perlengkapan sekolah kepada seluruh peserta sebagai bentuk dukungan terhadap kelanjutan pendidikan mereka.
Melalui kegiatan ini, TPS berharap dapat turut menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia secara menyeluruh—bukan hanya secara akademis, tapi juga dalam membangun karakter dan arah masa depan yang jelas. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar