Mengeluh Sakit Diare, PDP Corona Pasuruan Meninggal Dunia

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Pasuruan--Pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona atau covid-19 di Kabupaten Pasuruan Meninggal dunia, Minggu (26/4/2020). Sebelum meninggal, PDP perempuan yang meninggal itu mengeluh karena sakit diare.

PDP itu sempat dibawa ke Puskesmas Kecamatan Purwodadi. Lantaran diare terus menerus, akhirnya dirujuk ke RS Larang, Malang. Setelah 5 jam dilakukan observasi, akhirnya PDP itu dinyatakan meninggal pukul 22.00.

Baca juga: Menaker: Perjanjian Kerja Bersama Jadi Pijakan Perkuat Hubungan Industrial dan Produktivitas

[irp]

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya membenarkan adanya PDP perempuan meninggal. PDP tersebut berasal dari Wonorejo.

"Satu PDP perempuan meninggal asal Wonorejo. Karena mengalami diare dan dehidrasi hebat," katanya, Minggu (26/4/2020).

Baca juga: Peluang Besar untuk Sampang: Pengembangan Lapangan Hidayah Buka Potensi Jadi Daerah Penghasil Migas

Ditambahkan Anang, selain ada PDP yang meninggal, di Kabupaten Pasuruan jumlah PDP juga bertambah empat orang. Empat tambahan PDP itu tiga di antaranya perempuan Dan satu orang laki-laki.

"Tambahan empat PDP itu berasal dari Kecamatan Puspo dan Wonorejo," Tambah Anang.

[irp]

Baca juga: CIMB Niaga Luncurkan OCTO Arena di Jakarta, Perluas Pengalaman Lifestyle Padel bagi Nasabah dan Masyarakat

Dengan adanya tambahan tersebut, total jumlah PDP corona di Kabupaten Pasuruan menjadi 62 orang. Sebanyak 28 orang telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan. 23 orang masih menjalani perawatan di RSUD Bangil. 3 orang menjalani isolasi mandiri. 1 orang dirujuk ke rumah sakit lain, dan 7 orang telah meninggal dunia.

"Dari 7 PDP corona di Kabupaten Pasuruan yang meninggal. 5 orang negatif swab test, satu orang reaktif (positif) rapid test dan satu pasien masih menunggu hasil swab test," pungkas Anang. (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru