Ditemukan Motor dan Pesan Pilu, Pemuda Bojonegoro Diduga Menghilang di Bengawan Solo

klikjatim.com
Ponsel korban berisi pesan pilu yang mengindikasikan permintaan maaf. (Ist/KLIKJATIM.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro – AWS (19), pemuda Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat ke Sungai Bengawan Solo pada Minggu (20/7/2025) petang. Saat ini, Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Informasi dari warga menyebutkan korban diduga meloncat dari atas Jembatan Banjar, yang menghubungkan Kecamatan Kasiman dan Padangan. Di lokasi, petugas menemukan sepeda motor yang diduga milik korban terparkir di atas jembatan, serta sebuah ponsel di dasbor motor tersebut.

Baca juga: Gubernur Khofifah Intensifkan Stabilisasi Harga Lewat Pasar Murah

Ponsel tersebut berisi pesan pilu yang mengindikasikan permintaan maaf kepada orang tua dan orang-orang terkasihnya.

Baca Juga : Lima Warga Binaan Lapas Bojonegoro Ikuti Perkemahan Pramuka Pemasyarakatan se-Jatim
Isi pesannya berbunyi: "Kanggo wong tuo ku aku jalok sepuro tenan nek selama iki aku wes ngrepoti sampean. Ambe kanggo mas ku terutama mas g*k mbek mas N*nd* aku yho jalok sepuro nak wis ngrepoti, (untuk kedua orang tua ku, aku minta maaf kalau selama ini sudah merepotkan. Juga untuk kakak ku, terutama Mas G*k juga Mas N*nd* mohon maaf, aku sudah merepotkan)."

Selain itu, korban juga menitipkan pesan kepada keluarganya untuk menyekolahkan seorang anak dan mengabari seseorang bernama R*s*, serta meminta siapapun yang menemukan kendaraan dan ponselnya untuk mengantarnya ke alamatnya.

"Mas aku titip S*lw* sekolahno seng pinter sampe iso nguber cita-cita ne, ambe aku titip mak e ambe pak e yha. Sepurane mungkin iki ws dalan ku, aku wes gak kuat. Ambe tulung kabarono r*s* nak aku wes gak enek, (Mas aku titip S*lw* sekolahkan sampai pintar hingga dapat meraih cita-citanya. Juga aku titip Ibu dan Bapak ya. Mohon maaf mungkin ini sudah jalan ku, aku sudah tidak kuat. Juga minta tolong kabarkan ke R*s* kalau aku nanti sudah meninggal)," lanjut pesan tersebut.

Baca Juga : Komunitas Upluk Runner Bojonegoro Kenalkan Wisata Gunung Pandan Lewat Ajang Lari Ekstrem
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik (Kasi KL) BPBD Bojonegoro, Agus Purnomo, mengungkapkan bahwa operasi pencarian sedang berlangsung untuk menemukan korban yang diduga menceburkan diri.

Baca juga: Tekan Inflasi Jelang Ramadhan, Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah di Bojonegoro

"Korban dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 15.30 WIB (Minggu, kemarin) diduga menceburkan diri," ujar Agus dalam laporannya, Senin (21/7/2025).

Dalam upaya pencarian, BPBD Bojonegoro bersama Tim SAR gabungan yang terdiri dari Polisi, TNI, dan relawan melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Korban terakhir kali terlihat mengenakan kaus dan celana jins berwarna hitam, dengan rambut hitam dan lurus.

"Pada pencarian hari pertama ini, ada sebanyak 58 personel yang diterjunkan untuk melakukan pencarian terhadap korban," tambahnya.

Baca Juga : Komunitas Upluk Runner Bojonegoro Kenalkan Wisata Gunung Pandan Lewat Ajang Lari Ekstrem
Sementara itu, Kapolsek Kasiman, AKP Jadmiko, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pihaknya bersama Tim SAR gabungan masih berupaya menemukan keberadaan remaja tersebut. Polisi juga tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap latar belakang Anjar melakukan tindakan tersebut.

Baca juga: Ambil Sumpah di Hadapan Api Abadi, Ratusan ASN Bojonegoro Jalani Mutasi di Kayangan Api

“Masih kami lakukan penyelidikan, nanti kalau ada indikasi yang mengarah kami sampaikan lebih lanjut, saat ini masih dilakukan pencarian,” ujar Jatmiko.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih menyisir aliran sungai di sekitar jembatan guna menemukan keberadaan korban. (yud) 

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru