KLIKJATIM.Com | Sampang - Menjelang hari raya Idul Adha harga sapi di Kabupaten Sampang mengalami kenaikan signifikan hingga 20 persen.Dan kenaikan harga sapi ini tidak hanya terjadi di pasar Kecamatan kota, tetapi juga merata hingga ke desa-desa.
Baca juga: Ironi di Sampang: Tinggal di Rumah Tak Layak, Hak Bantuan Pangan Lansia Ini Dijegal Aturan KTP
Pedagang sapi di Pasar Hewan Aeng Sareh, Kecamatan Sampang, Muhammad Yazid mengatakan, bahwa harga sapi bervariasi tergantung pada ukuran dan berat badan hewan.
Harga sapi yang dijualnya berkisar antara Rp 23 juta hingga Rp 40 juta per ekor dengan berat badan yang antara 400-850 kilogram.
"Harga sapi dengan ukuran dan berat yang sama mengalami kenaikan sekitar Rp 2 juta hingga Rp 5 juta per ekor," ucapnya, Jumat (23/5/2025).
Menurut Yazid, kenaikan harga sapi disebabkan oleh beberapa faktor, seperti meningkatnya permintaan, biaya pakan ternak, dan biaya transportasi pengiriman hewan dari daerah asal.
Baca juga: MUI se-Madura Raya Kompak Dukung RUU Pidana LGBT Masuk Prolegnas DPR RI
"Untuk harga jual sapi tetap disesuaikan dengan ukuran dan berat badan hewan qurban," terangnya.
Meskipun harga sapi mengalami kenaikan, permintaan sapi tetap tinggi menjelang Idul Adha 2025. Selain itu, Yazid yakin bahwa seluruh sapi yang dijualnya telah memenuhi syarat sebagai hewan kurban, terutama dari sisi kesehatan.
Alasannya karena Dinas Peternakan setempat rutin melakukan penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan hewan untuk memastikan kualitas sapi yang dijual.
Baca juga: Hendak Nyebrang Jalan, Pejalan Kaki di Camplong Sampang Tewas di TKP
"Jika ada sapi yang sakit sebelum hari H, kami siap menggantinya dengan sapi sehat dengan harga yang sama," pungkasnya. (ris)
Editor : fadil