KLIKJATIM.Com | Sumenep - Guyuran hujan deras yang melanda Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, pada Selasa, 13 Mei 2025, mengakibatkan banjir di berbagai lokasi.
Tak hanya memicu genangan di wilayah Kecamatan Kota, banjir juga meluas hingga ke beberapa kecamatan lainnya. Di antaranya terjadi di Desa Babbalan, Kecamatan Batuan, Desa Kebonagong, Kecamatan Kota, serta di Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan.
Baca juga: Selidiki Penyebab Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Polda Jatim Periksa 22 Saksi
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Ach. Laili Maulidy, mengungkapkan bahwa hingga malam hari pihaknya masih berada di lapangan untuk melakukan pendataan dan evaluasi dampak banjir.
“Tim kami masih melanjutkan proses assessment di sejumlah titik terdampak,” ujar Laili kepada awak media pada pukul 20.39 WIB, Selasa (13/5) malam.
Salah satu lokasi yang terdampak cukup parah, menurut hasil peninjauan sementara, adalah Pondok Pesantren Putri Al-Amien yang terletak di Desa Prenduan.
Di kawasan tersebut, tembok pembatas antara kompleks pondok dengan aliran sungai dilaporkan jebol, sehingga air sungai langsung mengalir masuk dan membanjiri area pesantren.
Baca juga: Hak Abdul Hamid Pulih, BRI Kembalikan SK Pensiun dan Hentikan Potongan Kredit
“Total ada 13 ruang kelas, 5 ruang guru, dan sekitar 450 santriwati yang terkena dampak langsung,” jelasnya.
Sementara itu, di wilayah Kecamatan Batuan, banjir juga mengganggu aktivitas lalu lintas. Air yang melimpah menyebabkan jalanan tergenang dan dipenuhi batu kerikil, yang berpotensi membahayakan pengendara.
Tak hanya itu, satu unit rumah milik warga bernama Ach. Jonaidi mengalami kerusakan parah setelah bagian atapnya ambruk diterjang derasnya aliran air hujan.
Baca juga: PAN Sumenep Perkuat Struktur hingga Desa, 500 Relawan Dikukuhkan
“Hingga saat ini, kami masih memantau titik-titik genangan yang belum surut, seperti di Jalan Trunojoyo tepat di depan kantor BPJS, di lingkungan Perumahan Alam Permai Asri, serta di perempatan Balai Latihan Kerja (BLK) Jalan Slamet Riadi,” tambah Laili dalam keterangannya.(ris)
Editor : Hendra