KLIKJATIM.Com | Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Perak mengeluarkan peringatan dini terkait potensi terjadinya banjir rob di sejumlah wilayah pesisir Jawa Timur. Peringatan ini berlaku untuk periode 12 hingga 17 Mei 2025.
Banjir rob, yang dikenal juga sebagai banjir pasang, terjadi ketika kenaikan muka air laut akibat pasang maksimum menggenangi wilayah daratan. Kondisi ini utamanya disebabkan oleh elevasi pasang air laut yang lebih tinggi dari ketinggian daratan.
Menurut BMKG Maritim Perak, fenomena fase bulan purnama (full moon) pada bulan Mei 2025 akan mempengaruhi kondisi pasang surut air laut. Hal ini berpotensi menyebabkan pasang maksimum dan surut minimum, dengan perkiraan ketinggian pasang dapat mencapai 120 cm hingga 140 cm dari rata-rata ketinggian muka air laut.
Baca juga: Gempa M 7,7 Guncang Sulut, BMKG Catat Tsunami di Talaud, Sitaro, dan Halmahera Barat
Genangan yang timbul akibat banjir rob diprediksi dapat mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, termasuk transportasi di sekitar pelabuhan dan kawasan pesisir, kegiatan petani garam dan perikanan darat, serta operasional bongkar muat di pelabuhan.
Berikut adalah wilayah pesisir di Jawa Timur yang berpotensi terdampak beserta prakiraan ketinggian pasang maksimumnya:
Baca juga: Gempa Magnitudo 7,6 Landa Bitung dan Halmahera Diikuti Tsunami Kecil
- Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya: Ketinggian pasang maksimum diprediksi mencapai 130 cm hingga 140 cm, terutama pada pukul 10.00-12.00 WIB.
- Pesisir Surabaya Barat (termasuk Gresik, Lamongan, dan Tuban): Ketinggian pasang maksimum diperkirakan mencapai 120 cm hingga 130 cm, pada pukul 10.00-12.00 WIB.
- Kalianget, Sumenep: Ketinggian pasang maksimum diprediksi mencapai 130 cm, pada pukul 10.00-12.00 WIB.
Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Jika mengalami dampak dari banjir rob, warga dapat melaporkannya melalui call centre BMKG Maritim Tanjung Perak di nomor 0811-339-8594.
Baca juga: BMKG dan BPBD Jawa Timur Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
Untuk mendapatkan informasi terkini dan menghindari berita hoaks, masyarakat juga dianjurkan untuk memantau akun Instagram resmi BMKG Maritim Perak di @bmkg.tanjungperak.(ris)
Editor : Hirna Ramadhanianto