Optimisme Ekonomi Jawa Timur Menggema dalam Halal Bihalal Gubernur Bersama Ribuan Insan BUMD dan Pelaku UMKM

Reporter : Wahyudi
Gus Iqdam, Gubernur Khofifah dan Wagub Emil dan Arumi Bachsin dalam Halal bihalal (Dok)

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak menghadiri acara Halal Bihalal bersama lebih dari 8.000 insan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), anak perusahaan BUMD, serta pelaku koperasi dan UMKM se-Jawa Timur. Acara berlangsung di Jatim International Expo (JIE), Surabaya, Kamis (10/4).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Dekranasda Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, Sekretaris Daerah Prov. Jatim Adhy Karyono, jajaran kepala perangkat daerah, serta tokoh agama KH. Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam) yang turut memberikan tausiah.

Baca juga: Tembus 1.966 Peserta, Lulusan SMA/SMK Dominasi Hari Pertama Job Fair Gresik 2026

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya menjaga semangat dan sinergi di tengah tantangan ekonomi global. Ia mengajak seluruh elemen untuk tetap optimis dan terus berinovasi guna menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.

“Di tengah dinamika kontraksi ekonomi global, semangat dan sinergitas semua elemen di Jawa Timur menjadi kunci. Insya Allah, dengan kolaborasi, ekonomi Jatim akan tetap tangguh,” tegas Khofifah.

Khofifah juga menyoroti pentingnya pemikiran out of the box, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan sektor strategis seperti energi, pangan, logistik, dan pembiayaan. Peran BUMD, koperasi, dan UMKM sangat vital dalam menciptakan ketahanan ekonomi dari akar rumput.

Salah satu terobosan yang disorot adalah program Zakat Produktif sebesar Rp500 ribu untuk membantu pelaku usaha ultra mikro keluar dari jerat rentenir. Di samping itu, Pemprov Jatim melalui Bank UMKM (BPR Jatim) juga menyediakan pinjaman modal hingga Rp50 juta tanpa agunan dengan bunga ringan sebesar 3%.

“Kita ingin UMKM punya ruang gerak yang lebih luas melalui dukungan permodalan yang mudah, murah, dan pro-rakyat,” tambahnya.

Baca juga: Ribuan Pencari Kerja Serbu Job Fair Gresik 2026 di Icon Mall, Antrean Mengular Sejak Pagi

Wakil Gubernur Emil Dardak dalam sambutannya mengajak seluruh pihak mempersiapkan diri menyambut era baru Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara, sebuah konsep pembangunan yang menjadikan Jatim sebagai pusat pengatur arus komoditas nasional.

 “Kita harus menjadi pengatur arus barang, bukan sekadar penerima. Itu artinya kita harus inovatif, adaptif, dan progresif,” jelas Emil.

Sekdaprov Jatim Adhy Karyono menyampaikan kontribusi BUMD terhadap PAD Jawa Timur, dengan dividen yang telah mencapai Rp6,45 triliun dari total penyertaan modal sebesar Rp4,15 triliun. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara BUMD dan UMKM dalam menopang perekonomian daerah, mengingat UMKM menyumbang lebih dari 58% struktur ekonomi Jatim.

Baca juga: Sinergi Lazis PLN NP dan Nurul Hayat Gresik Berdayakan Guru Ngaji Lewat Bantuan Ayam Petelur

Dalam tausiahnya, Gus Iqdam mengajak seluruh hadirin untuk menjaga keseimbangan antara ikhtiar duniawi dan doa, seraya meyakini bahwa keberkahan akan mengiringi langkah bersama dalam membangun Jawa Timur.

“Insya Allah, dari acara Halal Bihalal ini, semangat kerja meningkat, dan Jawa Timur tetap adem ayem,” ujar Gus Iqdam.

Turut hadir dalam acara ini Kepala OJK Jatim Yunita Linda Sari, Plh. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim Ridzky Prihadi, jajaran komisaris dan direktur utama BUMD Jatim, serta para pimpinan organisasi pelaku usaha seperti HIPMI, KADIN, dan IWAPI Jatim. (qom)

Editor : Wahyudi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru