Keluhan Bau Menyengat, Bupati Bangkalan Tinjau Pengelolaan Sampah Dekat Pasar

klikjatim.com
Bupati dan Wakil Bupati Bangkalan saat sidak tempat pengelolaan sampah yang dikeluhkan warga (Suryadi Arfa/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bangkalan – Keluhan netizen di media sosial terkait bau menyengat dari tempat pengelolaan sampah di Jalan Halim Perdanakusuma menjadi perhatian serius. Lokasi pengelolaan sampah yang berdekatan dengan Pasar Tradisional Ki Lemah Duwur membuat banyak pengunjung pasar merasa tidak nyaman.

"Ke pasar habis subuh, baunya menyengat sekali, sampai muntah pas naik motor," tulis akun TikTok @#Maretha26# dalam komentarnya.

Baca juga: 21 Juta Batang Rokok Ilegal Dimsunahkan Bea Cukai Madura

Merespon keluhan tersebut, Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Fauzan Jakfar langsung meninjau lokasi usai serah terima jabatan di Gedung DPRD Bangkalan pada 4 Maret 2025.

"Kami sering menerima keluhan terkait pengelolaan sampah ini, makanya kami turun langsung untuk mengetahui penyebab dan kendalanya," ujar Lukman.

Baca juga: Polda Jatim dan Mabes Polri Ikut Perburuan Erlan Tersangka Pembunuhan Sekdin PRKP Bangkalan

Ia menegaskan bahwa persoalan sampah di Bangkalan sudah menjadi masalah kronis yang harus segera ditangani. Apalagi, kebersihan lingkungan juga menjadi salah satu perhatian utama Presiden Prabowo Subianto.

Baca juga: Stok Pupuk Bersubsidi di Bangkalan Aman, Pupuk Indonesia Pastikan Distribusi Lancar
"Target kami, masalah ini bisa selesai di tahun pertama kepemimpinan. Karena ini masalah serius, maka menjadi prioritas untuk segera diselesaikan," tambahnya.

Selain itu, Bupati Lukman mengakui bahwa lokasi tempat pengelolaan sampah saat ini kurang strategis karena terlalu dekat dengan fasilitas umum dan permukiman warga. Oleh karena itu, pihaknya akan berdiskusi dengan instansi terkait untuk mencari solusi terbaik.

Baca juga: Polres Bangkalan Ungkap 16 Kasus Kriminal Selama Mei-Juni

"Kami akan mencari opsi lokasi yang lebih representatif. Sementara itu, kami juga akan berupaya mengurangi bau tak sedap yang mengganggu warga," pungkasnya. (qom)

Editor : Suryadi Arfa

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru