KLIKJATIM.Com | Jember - Pistol anggota Satreskrim Polres Jember akhirnya menewaskan Joko Suprayitno, Minggu (19/4/2020). Warga Dusun Krajan, Desa Kepel, Kecamatan Wuluhan ini terpaksa ditembak polisi lantaran berusaha kabur saat dikejar polisi karena membawa kabur mobil curian.
[irp]
Baca juga: Mulai 1 September 2026 Surat Kontrol JKN Berubah, Peserta Wajib Tahu Alurnya
"Pelaku kami tangkap. Karena kabur anggota terpaksa menembak mobil curian yang dikendarai di Desa Pondok Dalem, Kecamatan Semboro. Tindakan pelaku sudah membahayakan," kata Wakapolres Jember Kompol Windy Syafutra.
Menurut Wakapolres, pelaku mencuri mobil Daihatsu Grand Maz nopol P 9349 MN milik Mukit Efendi (43) warga Dusun Pondoklalang, Desa Jenggawah, Kecamatan Jenggawah, Kabupaten Jember. Pencurian itu dilakukan Sabtu (18/4/2020) sekitar pukul 05.00 WIB. Pelaku datang bersama dengan tiga temannya berboncengan motor.
"Di lokasi pelaku turun dari motor dan langsung menyasar mobil Granmax pikap yang terparkir di halaman rumah. Dengan menggunakan kunci T, pelaku berhasil membuka pintu mobil dan menghidupkan mesin," ujar Kompol Windy Syafutra.
Baca juga: Penonton Karnaval Budaya Jember Panik, Pos Kamling Ambruk Disenggol Pick Up Muat Sound Horeg
[irp]
Setelah berhasil membobol mobil, pelaku membawa kabur mobil ke arah Barat. Polisi yang kemudian mendapat laporan pencurian mobil melakukan pengejaran dan penghadangan. Blokade dilakukan di jalan raya Desa Pondokdalem, Kecamatan Semboro. Namun blokade itu akhirnya ditabrak pelaku yang mengendarai mobil hasil curian. Pelaku terus berusaha kabur. Namun kendaraan terhenti setelah menabrak pohon.
Baca juga: Selebgram Ratu Felisha Diperiksa Polda Jatim Terkait Dugaan Endorse Arisan Online Bodong
"Dalam posisi kami kepung, pelaku masih nekat melarikan diri sehingga anggota terpaksa melepaskan tembakan ke arah pelaku," kata Wakapolres Jember.
Setelah dilumpuhkan, pelaku dibawa ke RS Soebandi untuk dirawat. Namun dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawa pelaku melayang. "Saat ini kami masih memburu tiga teman pelaku yang sudah kami kantongi identitasnya," tegas Kompol Windy Syafutra. (hen)
Editor : Abdus Syukur