Update Covid-19 Jatim: Positif 522, Dirawat 338, Sembuh 96

klikjatim.com
Peta persebaran covid-19 di wilayah Jatim, Jumat (17/4/2020). (Arifin/klikjatim.com)

KLIKJATIM.COM | Surabaya—Jumlah orang positif covid-19 atau virus corona di Jatim hingga Jumat (17/4/2020) ada 522 orang. Sebanyak 338 masih dalam perawatan sementara 96 orang dinyatakan telah sembuh.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indra Parawansa menjelaskan, hari ini terdapat empat pasien positif corona dinyatakan sembuh, sehingga jumlah total pasien sembuh di Jatim mencapai 96 orang. Tambahan tersebut masing-masing dari Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten  Bangkalan satu orang, kemudian ditambah Kota Surabaya dua orang.

Baca juga: Misteri Jasad di Blega Terungkap: Ternyata Tangan Dingin Anak Tiri yang Mengakhiri Nyawa Ibunya

[irp]

"Hari ini ada empat orang yang sudah sembuh," kata Khofifah di Gedung Grahadi, Surabaya.

Kofifah menegaskan, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sudah dalam proses pemulihan ada 812 orang. sedangkan, yang masih diawasi ada 1.014 orang dan jumlah  total PDP di Jatim ada 1.826 pasien.

"Hari ini yang sudah dalam proses recovery  sudah sampai  700-an  dan yang masih diawasi 1.014 orang," ujarnya.

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Bersama Gubernur Jatim Pastikan Pasokan Energi Aman, Bagikan BBM Gratis untuk Ojol di Malang

Sedangkan, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 15.942 orang, yang masih dalam pemantauan ada 7.278 orang. "Itu hampir 60 persen sudah mengalami rekaferi", ujar Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menambahkan, dia juga berduka karena hari ini terdapat 2 orang meninggal dunia. Masing-masing dari Kabupaten Lamongan dan Kota Surabaya.

[irp]

Baca juga: Sengketa Lahan Desa Belun, BPN Bojonegoro Tegaskan Keabsahan Sertifikat Ahli Waris

"Terkonfirmasi hari ini satu orang dari Lamongan meninggal dan satu orang dari Surabaya," katanya.

Khofifah meminta, agar seluruh pemerintah dan aparat bersama dalam kewaspadan ini, antara lain dengan menyiapkan ruang observasi di seluruh kabupaten/kota.

"Harapan untuk menyiapkan ruang observasi pada Kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur," tegas Khofifah. (mkr)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru