KLIKJATIM.Com | Probolinggo - Nyawa Joni Hermanto (56), warga Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo melayang saat memperbaiki jaringan listrik di rumahnya, Kamis (16/4/2020). Korban tewas setelah tubuhnya tersengat listrik bertegangan tinggi pada pukul 12.00.
[irp]
Baca juga: Srikandi PLN di Pasirluyu: Menghidupkan Posyandu, Menyalakan Harapan Warga
Kapolsek Wonoasih, Kompol Kusaini menjelaskan, saat kejadian terjadi gangguan listri di sekitar rumah korban. Karena itu, korban kemudiamn berinisiatif memperbaiki jaringan listrik sendirian. Entah nekat atau tidak tahu, korban memanjat tiang listrik dan mengotak-atik trafo di tiang listrik jaringan PLN.
"Dari keterangan warga sekitar, korban tersengat listrik ketika memperbaiki trafo listrik diatas tiang milik PLN," ujar Kapolsek Wonoasih.
Baca juga: PLN–UNOPS Perkuat Kolaborasi Global, Dorong Pemanfaatan EBT untuk Mitigasi Perubahan Iklim
Kejadian itu diketahui oleh warga kemudian dilaporkan ke Polsek Wonoasih dan menghubungi PLN setempat untuk membantu evakuasi korban. Korban berhasil diturunkan dari tiang PLN dengan tubuh gosong di bagian tangan dan wajah. Proses evakuasi korban ke rumah sakit terkendala karena mobil ambulan milik keluarahan tidak segera diberikan. Alasannya, mobil tersebut bukan untuk orang mati, namun untuk orang sakit.
[irp]
Baca juga: PLN dan Kemendes PDT Jalin Kerja Sama, Dorong Pemanfaatan Listrik untuk Kemandirian Desa
Melihat sulitnya mencari mobil ambulans, evakuasi terhadap jenazah korban berjalan lambat. Sehingga, jenazah korban dibiarkan di lantai paving sambil menunggu mobil ambulans milik RSUD dr Muhamad Saleh Kota Probolinggo datang ke lokasi kejadian. (hen)
Editor : Redaksi