KLIKJATIM.Com | Jombang - Gara-gara kena pemutusan hubungan kerja (PHK), Anang Junaedi (23) warga Dusun Kebonmelati RT 06 RW 14 Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang gantung diri. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 05.00, ketika ibu korban Sri Rahayu mendapati putranya sudah gantung diri di atap dapur rumahnya.
[irp]
Baca juga: Lecehkan Santriwati, Anak Pengasuh Ponpes di Bangkalan Ditahan
Menurut Kapolsek Jogoroto, AKP Bambang Setiyobudi, dari keterangan keluarga korban dan perangkat Desa Sumbermulyo, korban sebulan yang lalu baru terkena PHK dari tempatnya bekerja. Dan selama di rumah Kebonmelati, korban terlihat depresi dan tertutup.
“Dari pengakuan keluarga, korban depresi karena di-PHK dari tempat kerjanya sekitar sebulan yang lalu. Saat di rumah pun, ia sangat tertutup dan menyendiri,” pungkas Bambang.
Baca juga: Dinilai Sukses Ubah Zona Merah Jadi Kondusif, Tokoh Agama dan Warga Sokobanah Tolak Mutasi Kapolsek
Dijelaskan, korban pertama kali ditemukan ibunya menggantung di atap rumah dengan lehet terlilit seutas tali. Saat itu ibu korban meminta bantuan tetangga dan segera diturunkan dari jeratan leher. "Ketika ditemukan, korban masih bernafas, kemudian diturunkan oleh warga dan dilarikan ke RSUD Jombang guna dilakukan pertolongan serta pemeriksaan. Namun korban meninggal dunia saat menjalani perawatan medis," jelas kapolsek.
[irp]
Baca juga: Sinergi SGN dengan Polda Jatim Perkuat Pengamanan Wilayah Tanam Tebu
Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Jogoroto dan dilakukan olah TKP. Berdasarkan pemeriksaan fisik korban, polisi tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan atau kekerasan. “Saat kami datang, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa lagi. Kemudian anggota melakukan olah TKP guna memastikan kematian korban,” ucapnya. (hen)
Editor : Tsabit Mantovani