Tergiur Bisnis Gula, 21 Orang Tertipu Sebesar Rp 4,3 Miliar

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Bondowoso - Puluhan orang warga Bondowoso melaporkan penipuan berkedok bisnis gula ke Polres Bondowso. Total kerugian akibat penipuan ini mencapai Rp 4,3 miliar. Terlapor yakni suami istri berinisial UT (29) dan AL (34). Keduanya warga Desa Kejayan, Pujer, Bondowoso.

[irp]

Baca juga: Sinyal Kereta Api Jember–Bondowoso Kembali Menyala, Tim Ahli Mulai Petakan Jalur Nonaktif

Modus yang digunakan terlapor yakni menjanjikan gula dengan harga murah. Yakni sekitar Rp 9 ribu hingga Rp 11 ribu per kg. Padahal saat itu harga di pasaran RP 16 ribu per kg. Merasa tertarik, para korban lantas membeli dan langsung menyerahkan uang pembelian dengan jumlah puluhan hingga ratusan juta pada pelaku. Namun setelah ditunggu sesuai janjinya, gula tersebut tak pernah ada.

Kapolres Bondowoso Erick Frendriz mengatakan, korban penipuan atas nama Dhimas Wahyu Wijaya. Kemudian disusul ada 21 laporan lainnya sambil menyertakan bukti pembayaran pada terlapor. Jumlah yang sudah dibayarkan pada pelaku bervariasi. Antara puluhan hingga ratusan juta rupiah per orang.

Baca juga: Ketua GP Ansor Bondowoso Ditahan Kejari Karena Korupsi Dana Hibah Rp 1,2 Miliar

[irp]

"Para pelapor mengaku, kejadiannya sejak beberapa bulan lalu, sekitar awal Februari hingga sekarang," ujar Kapolres Bondowoso.Atas laporan itu, imbuh Erick, pihaknya akan segera melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti. Serta meminta keterangan saksi.

Baca juga: 200 Becak Listrik Bantuan Presiden Diserahkan ke Pemkab Bondowoso

Atas laporan itu, imbuh Erick, pihaknya akan segera melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti. Serta meminta keterangan saksi. Tak lama kemudian polisi menangkap pasangan suami istri yang diduga sebagai pelaku penipuan. "Keduanya kami amankan di rumahnya. Saat ini proses pemeriksaan masih berlangsung," kata AKBP Erick Frendri.

Menurut Erick, pihaknya tengah memeriksa kedua pelaku secara intensif dan mengembangkan penyidikan. Sebab informasi di lapangan, korban dari penipuan yang dilakukan pelaku diperkirakan masih banyak. (hen)

Editor : Abdus Syukur

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru