KLIKJATIM.Com | Pasuruan – Perang melawan mewabahnya virus corona atau coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Pasuruan telah disuarakan banyak elemen. Termasuk salah satunya adalah DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) setempat.
Untuk mengantisipasi persebaran Covid-19 semakin meluas, partai pemenang pemilu legislatif Kabupaten Pasuruan tahun 2019 ini ikut tergerak dengan membentuk tim relawan. Tidak hanya di tingkat kabupaten, namun sampai ke ranting-ranting.
Baca juga: Hujan Deras Akibatkan Bencana Longsor di Tiga Kecamatan di Kabupaten Pasuruan
"Kami serius dan tanggap dalam membantu masyarakat, serta pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona," kata Sudiono Fauzan, Sekretaris DPC PKB Kabupaten Pasuruan kepada klikjatim.com di ruang kerjanya, Selasa (14/4/2020).
[irp]
Beberapa aktivitas penyemprotan disinfektan juga terus dilakukan di beberapa titik sampai sekarang. Khususnya di zona merah yang meliputi fasilitas umum seperti masjid dan rumah-rumah warga.
"Itu merupakan upaya DPC PKB Kabupaten Pasuruan untuk berperan aktif dalam pencegahan Covid-19," tuturnya.
Baca juga: Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Fasilitas Penunjang SMAN Taruna Madan
Selain itu, lanjut mas Dion—sapaan Sudiono Fauzan---pihaknya juga ikut membantu sembako kepada warga terdampak. "Ada 100 paket sembako berisi beras, sarden, dan mie kita siapkan untuk diberikan kepada warga terdampak Covid-19," terangnya.
[irp]
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan ini menambahkan, warga di pelosok-pelosok desa pun dibantu sejumlah peralatan. Seperti alat penyemprotan disinfektan, masker, handsanitizer dan tempat cuci tangan.
Baca juga: MPM Honda Jatim Dukung Program HELMON Polres Pasuruan
Sementara ini, pemberian bantuan pada tahap awal masih difokuskan untuk 9 kecamatan yang dinyatakan zona merah. Di antaranya Kraton, Bangil, Puspo, Lumbang, Prigen, Gempol, Beji, Purwodadi dan Gondangwetan.
"Tak kalah pentingnya masyarakat juga harus tetap mengikuti anjuran pemerintah dengan tetap di rumah, pakai masker dan menerapkan physical distancing. Dan jangan lupa selalu berdoa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala,” imbaunya. (nul)
Editor : Redaksi