KLIKJATIM.Com | Jombang - Puluhan warga di Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang melakukan demonstrasi (unjuk rasa) di Kantor Balai Desa setempat pada Rabu, 11 September 2024. Mereka menyuarakan bahwa layanan Pemerintah Desa (Pemdes) Banjardowo kurang baik.
Bahkan mereka menuntut Kepala Desa (Kades) setempat mundur dari jabatannya.
Baca juga: Polres Jombang Perkuat Sinergi Pengamanan Jelang Muktamar NU ke-35
Puluhan warga tersebut mulai berkumpul sekitar pukul 10.00 WIB dengan kendaraan berisi sound system, dengam sejumlah atribut spanduk berisi tuntutan seperti 'Kami Butuh Kades yang Bisa Merakyat', 'Kami Butuh Pelayanan Bukan Omongan', 'Butuh Kades yang Bisa Ngayomi Masyarakat', dan 'Turunkan Kepala Desa Banjardowo'.
Salah satu warga yang turut dalam aksi, Sumarji, mengungkapkan jika demo tersebut sebagai akumulasi kegeraman warga yang menilai Kades tidak bekerja dengan baik dan jarang berada di kantor (ngantor).
"Masyarakat Banjardowo jengkel dengan kelakuan Kades, selama tiga tahun pelayanan masyarakat Banjardowo kurang baik," katanya.
Baca juga: Polres Jombang Siagakan Personel dan Peralatan Hadapi Ancaman Kekeringan serta Karhutla
Sehingga warga menginginkan Kades tersebut mundur dari jabatannya, dan jika tidak diindahkan maka warga mengancam akan melakukan demo yang lebih besar.
"Sudah hampir tiga tahun. Kalau tidak mengundurkan diri akan ada unjuk rasa lebih besar lagi," terangnya.
Masa yang demo ditemui Sekretaris Desa (Sekdes) Banjardowo, Achmad Syaifudin. Sang Sekdes tidak banyak memberikan tanggapan hanya saja menerima segala aspirasi yang dilakukan warga karena menjadi hak masyarakat.
Baca juga: Hingga Juni 2026, Polres Jombang Berhasil Ungkap 80 Kasus Narkoba
"Nanti saja, kami terima aspirasi, nanti nunggu aspirasi dari masyarakat, nanti kepala desa juga bicara," ujarnya.
Usai aksi demo warga ini, perwakilan warga sempat bertemu dengan Kades Rahardian Firmansyah, Camat Kabuh Anjik Eko Saputro, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang Sholahuddin Hadi Sucipto. (qom)
Editor : Diana