KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Seorang kakek di Desa Geneng, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur tua, Senin (12/8). Kakek tersebut sempat pergi ke makam terlebih dahulu sebelum akhirnya meninggal tercebur ke dalam sumur.
Zainul Ma’arif selaku Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bojonegoro saat itu mendapat laporan untuk melakukan evakuasi korban.
Baca juga: Pemkab Bojonegoro Imbau ASN Konsumsi Produk Lokal Melalui GASPOL
Menurut Zainul Ma'arif, saat menerima laporan, petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan Kabupaten Bojonegoro mengevakuasi jasad korban yang berada di dalam sumur dengan kedalaman kurang lebih 7 meter.
Adalah Nyono (66), warga Desa Geneng yang tewas tercebur sumur tua yang sudah tak terpakai di sekitaran rumahnya. Menurut saksi mata, saat itu Nyono usai tabur bunga di makam leluhurnya. Namun setelah dari makam, keluarga Nyono tidak lagi melihatnya dan sempat mencari ke beberapa rumah tetangganya, namun tidak juga ditemukan.
Dikatakan salah satu tetangga Nyono yang curiga melihat tutup sumur tua yang sudah lama tidak dimanfaatkan dalam kondisi terbuka. Dan setelah dilakukan pengecekan, ternyata terdapat jasad Nyono tercebur di dalam sumur berdiameter 1 meter dengan kedalaman sekitar 7 meter.
Mendapati laporan, petugas pemadam kebakaran dari Pos Ngraho dan Pos Kota, langsung menuju lokasi kejadian dan mengevakuasi korban.
“Setelah kita mendapat laporan dari warga, pos DamkarMat Ngraho dan Kota langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi,” ujar Zainul Ma’arif
Evakuasi yang dilakukan petugas DamkarMat sempat mengalami kendala karna dalamnya sumur serta kecilnya diameter lubang sumur.
Baca juga: Polres Bojonegoro Beri Pemahaman Pelajar Melek Teknologi Digital
“Proses Evakuasi kita menggunakan sistem Vertical Rescue yang dilakukan oleh delapan petugas untuk mengangkat jasad korban dari dalam sumur,” tambah Zainul Ma’arif.
Jasad korban baru dapat dievakuasi setelah lebih dari satu jam petugas turun ke dalam sumur. Jasad Nyono kemudian dilakukan otopsi oleh petugas kepolisian dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.(gin)
Baca juga: Sambut Kajari Baru, Bupati Bojonegoro Dorong Pendampingan Hukum Preventif untuk Kawal Pembangunan Daerah
Editor : M Nur Afifullah