KLIKJATIM.Com | Gresik - Sekelompok warga Manyar Kompleks yang terdiri dari tiga desa yakni Desa Manyarejo, Manyar Sidomukti dan Manyar Sidorukun Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik melakukan protes lantaran penerangan Jalan Raya Manyar dianggap kurang terang.
Bentuk protes tersebut dilakukan dengan memasang banner aspirasi yang berisi tuntutan penambahan lampu.
Baca juga: Ratusan Pebasket Ramaikan Turnamen 3 on 3 Gressmall, Gresik Punya Lapangan Standar Internasional
Banner - banner tersebut dipasang di pinggir Jalan Raya Manyar Gresik yang kini sudah dua lajur.
Camat Manyar Hendriawan Susilo menyampaikan, merespon protes warga, pihaknya akan melakukan musyawarah dengan dihadiri stakeholder terkait untuk mencari solusi pada Kamis siang 8 Agustus 2024.
Baca juga: Bupati Gresik Pimpin Pembukaan TMMD ke-128, Fokus RTLH hingga Infrastruktur Desa
"Insya Allah sudah ada tanggapan dari BBPJN, Dinas Perhubungan dan lainnya," kata Susilo.
Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas di Gresik, Pelajar Meregang Nyawa di Jalan Raya Manyar Usai Tabrak Truk Putar BalikSebenarnya, lanjut Susilo, Dishub sudah menambah lampu sementara, tapi warga belum puas.
"Kami akan upayakan yang terbaik," imbuh dia.
Baca juga: Pemkab Gresik Dorong Generasi Muda Berkualitas Lewat Grand Final Duta Genre 2026
Perlu diketahui, pasca diperlebar menjadi dua jalur oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN), Jalan Raya saat malam hari penerangannya dianggap kurang. Beberapa kecelakaan juga pernah terjadi di jalan tersebut yang diduga kuat karena penerangan jalan yang kurang terang. (qom)
Editor : Abdul Aziz Qomar