Pelajar SMKN Sugihwaras Bojonegoro Jahit APD Untuk Penanganan Covid-19

klikjatim.com
Para pelajar SMKN Sugihwaras sedang memproduksi APD. (Nur Afifullah/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Bojonegoro mengisi masa belajar di rumah dengan aktifitas tak biasa. Mereka mengerjakan pembuatan Alat Perlindung Diri (APD) untuk tim medis penanganan Covid-19. APD ini sendiri adalah pesanan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sejak pagi, para siswa dan guru SMK Negeri Sugihwaras Bojonegoro telah memenuhi ruang jahit. Suara deru mesin jahit saling bersahutan ditambah obrolan para siswa dan guru yang memotong kain.

Baca juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Pemeriksaan Kesehatan untuk 200 Balita dan Lansia

Kepala SMK Negeri Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro, Heni Indriana mengatakan, keterlibatan sekolah dalam pembuatan baju medis bermula dari permintaan Pemprov Jatim dan Dinas Pendidikan Jatim. "Iya mas, kami diminta membantu produksi APD untuk tim medis penanganan Covid-19," tutur dia, Senin (13/4/2020).

[irp]

Agar baju medis yang dibuat sesuai standar rumah sakit, murid SMKN Sugihwaras dibimbing guru yang kompeten dalam pembuatan APD. “Jadi setelah melihat contoh, para siswa diberikan pengarahan oleh para guru dan terus dibimbing dalam proses pembuatan," imbuhnya.

Kini, para siswa sudah siap membuat dan memenuhi pesanan Pemprov Jatim sebanyak 150 buah APD. Waktu pelaksanaannya sendiri ditarget selesai dalam waktu dua minggu.

Baca juga: Semarakkan HUT Ke-81 RI, PLN Tebar Promo "Merdeka Daya": Diskon Tambah Daya 50 Persen Lewat PLN Mobile

Kegiatan ini sendiri sudah berjalan selama 4 hari. Setiap harinya, ada sekitar 25 hingga 30 APD yang diproduksi. Sedangkan jumlah penjahitnya ada 20 guru dan murid.

[irp]

Kepala Sekolah SMKN Sugihwaras berharap, meskipun sekolahnya di tengah pedesaan atau jauh dari kota, tidak menutup kemungkinan untuk terus berkreasi. "Apalagi bisa membantu pembuatan APD yang dipesan Pemprov Jatim dan untuk misi kemanusiaan," pungkasnya.

Baca juga: DPRD Jember Soroti Anggaran Stiker Warga Miskin Rp 2,8 Miliar, Dinsos PPPA Beberkan Alasan Pengajuan

Nur Hasanah, salah satu murid kelas 12 SMKN Sugihwaras menambahkan, dalam membuat ini temen teman tidak merasa kesulitan, karena jurusannya tata busana.

"Saya senang bisa membuat, apalagi membantu untuk kegiatan penanganan Covid-19 ini," ujar Nur Hasanah. (bro)

Editor : M Nur Afifullah

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru