KLIKJATIM.Com | Surabaya - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menguatkan strategi program pengembangan masyarakat hulu migas. Strategi ini mengantisipasi kemungkinan yang terjadi pada masa mendatang dan adaptif dengan perkembangan maupun dinamika sosial.
Penyusunan ini diawali dengan kegiatan survei tim Grand Design SKK Migas bersama CECT-Trisakti. "Survei ini menjadi landasan untuk menyusun Roadmap Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM)," kata Febrian Ihsan, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jawa Bali Nusa Tenggara.
Baca juga: Optimalisasi Aset Migas, SAKA Targetkan Produksi Naik 10,4 Persen di Tahun 2026
Febri menegaskan, PPM ini tidak hanya komitmen yang harus dipenuhi oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) sebagai badan usaha yang diberikan wewenang untuk melaksanakan eksplorasi dan eksploitasi pada suatu wilayah kerja.
"PPM harus terukur, terarah dan terprogram dengan baik agar luas kebermanfaatannya," katanya.Ini menjadi alasan SKK Migas menyusun strategi ini yang keluarannya dapat digunakan sebagai panduan KKKS di lapangan. "Tujuannya agar pelaksanaan PPM lebih dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga dapat mendukung kelancaran operasi KKKS," kata Febri.
Baca juga: Safari Ramadan, SKK Migas dan PHE WMO Eratkan Sinergi dengan Bupati Bangkalan
Metode ini, menurut Febri, memperdalam potensi lokal daerah operasi Kontraktor Kontrak Kerja Sama dalam mengumpulkan aspirasi, saran, dan juga hasil PPM yang selama ini telah dilaksanakan selama berativitas di industri hulu migas.
"Kegiatan dilaksanakan di seluruh perwakilan SKK Migas, Khususnya wilayah perwakilan Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa)," kata Febri.
Baca juga: Indonesia Exploration Forum 2024 Dukung Eksplorasi Migas Masif untuk Ketahanan Energi
Area yang dikunjungi tim survei adalah Pulau Pagerungan Besar, Pulau Giligenting, dan Kabupaten Sampang untuk wilayah Operasi daerah Operasi KKKS Kangean Energy Indonesia, Medco (Madura, Sampang) Ltd., dan Petronas Carigali Kepatang II Ltd.) menjadi lokasi survey kali ini. (gin)
Editor : Much Taufiqurachman Wahyudi