Sampang dan Sumenep Zona Hijau, Khofifah : Bagaimana Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Sana?

klikjatim.com
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa didampingi Wakilnya, Emil E. Dardak (dua dari kiri) saat melakukan video konferensi di Gedung Grahadi, Surabaya. (Arifin/klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Surabaya – Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa telah mengapresiasi dua daerah yang masih berstatus zona hijau terkait persebaran virus corona, atau coronavirus disease 2019 (Covid-19) di wilayah Jatim. Dua daerah yang dimaksud adalah Kabupaten Sampang dan Sumenep.

Pada saat video konferensi pada Sabtu (11/4/2020), Gubernur perempuan ini tak sungkan untuk bertanya langsung kepada Bupati masing-masing. Bagaimana resep Bupati Sampang dan Sumenep, dalam penanganan dan pencegahan persebaran Covid-19 di sana?

Baca juga: Dampingi Syeikh Afeefuddin ke Ponpes Genggong, Gubernur Khofifah Motivasi Ribuan Santri Jadi Pemimpin Masa Depan

Sebelum akhirnya kedua Bupati menjawab secara bergantian, Gubernur Jatim menambahkan, bahwa dalam penanganan Covid-19 sangat diperlukan kesadaran tinggi bagi setiap elemen masyarakat. Mulai dari tingkat desa hingga daerah.

[irp]

"Dalam penanganan Covid-19 ini tidak hanya dari tingkat desa yang sadar, tetapi harus seluruh elemen," tandas Khofifah.

Baca juga: DPRD Sumenep Wanti-wanti Pemkab: Jangan Korbankan Pelatihan Kerja Demi Bansos Pekerja Rentan!

Selanjutnya, Bupati Sampang, Slamet Junaidi mengatakan, dalam melakukan penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di daerahnya telah dibentuk tim. Yaitu mulai dari tingkat kabupaten hingga ke desa. "Gugus tugas kami, posko kami itu sampai ke desa. Maka kemarin kami instruksikan untuk memakai masker, dan masker itu dikelola yang langsung dibuat oleh masyarakat desa," ujar Slamet kepada Gubernur Khofifah yang sedang berada di Gedung Grahadi, Surabaya.

Ungkapan senada disampaikan oleh Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim. Menurutnya, dalam menyikapi penanganan pandemi Covid-19 telah dilakukan penjagaan sangat ketat di titik-titik tertentu.

[irp]

Baca juga: Lagi! Saldo Nasabah Rp1 Juta Lenyap Usai Pakai QRIS, BCA Sumenep Dinilai Lempar Tanggung Jawab

Dalam penjagaan ini melibatkan para pihak dari lintas instansi. Selain tim Gugus Tugas Kabupaten Sumenep, juga diikuti dari Polisi,TNI dan tenaga kesahatan yang ditugaskan khusus menangani kasus mewabahnya virus corona.

"Yang pertama kami melakukan aturan-aturan yang telah ada, itu yang pasti. Dan memang di setiap titik di Kabupaten Sumenep kita lakukan penjagaan," jelasnya. (nul)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru