Sejarah Masjid Astana Tuban yang Berumur Satu Abad Lebih

klikjatim.com
Masjid Astana Tuban (Kholis/Klikjatim.com)

KLIKJATIM.Com | Tuban – Melihat sedikit sejarah tentang Masjid Astana yang terletak di area pemakaman Sunan Bonang yang berada di Kelurahan Kutorejo, Kecamatan/Kabupaten Tuban.

Menurut Pengurus Yayasan Mabarrot Sunan Bonang Ilham Abdul Muhith (50) bahwa usia dari Masjid Astana saat ini sudah satu abad lebih.

Baca juga: Serempetan Motor, Pemuda Tuban Kepruk Tetangga dengan Batu

“Masjid tersebut sudah berusia satu abad lebih,” ujar Pengurus Yayasan Mabarrot Sunan Bonang Ilham Abdul Muhith (50), Minggu 23 Juni 2024.

Pria yang akrab disapa Ilham ini menambahkan bahwa awal mula berdiri masjid tersebut yaitu diperuntukkan untuk tempat istirahat dan shalat bagi para pengunjung peziarah Sunan Bonang.

Walaupun dinamakan masjid, masjid tersebut tidak difungsikan seperti layaknya masjid, karena tidak dibuat untuk shalat Jumat dan shalat Ied, dan masjid tersebut lebih difungsikan seperti mushola.

Masjid ini selesai bangun pada tanggal 4 September 1921 dan terdapat pelakat diatas pintu utama bertuliskan 4-9-1921, dan di Tahun tersebut seperti kita ketahui Indonesia masih belum merdeka.

Baca juga: Balon Udara yang Diduga Bermuatan Petasan Meledak di Atap Rumah Warga Gresik, Dua Orang Terluka Ringan

Dibangun pada masa penjajahan bangunan ini juga tampak terpengaruh dengan gaya bangunan saat itu, seperti dengan banyaknya pintu masjid, bahkan terdapat setidaknya 9 pintu di masjid tersebut. Di atas pintu pun terdapat sebuah kaca berbentuk kotak dengan ornamen dari besi yang dilengkungkan.

Ilham menambahkan bahwa walaupun sudah berusia satu abad masjid tersebut tidak mengalami perubahan sama sekali dan masih utuh seperti dulu.

“Tidak ada yang dirubah dari masjid ini mas, cuma jika ada yang rusak kita perbaiki tanpa merubah bentuknya,” imbuhnya.

Baca juga: Melalui Besali Studi Kultural, Enam Kelompok Bersiap Racik Narasi Baru Kota Pudak

Nama astana sendiri menurut Ilham memiliki arti sebuah tempat untuk bersemayam atau beristirahat. Jadi sesuai fungsi dari dibangunnya masjid tersebut.

Dari pantauan di lapangan, masjid ini tergolong sebuah bangunan yang sangat sederhana dengan beratapkan genteng dengan tembok berwarna putih serta sembilan pintu beserta kusen pintunya yang cat dengan warna hijau tua. Di masjid pun tak ada fasilitas mewah Cuma ada kipas angin saja.

Mungkin bagi kalian yang ingin melihat bangunan yang sudah berumur satu abad dengan kondisi masih terjaga dengan bagus, bisa berkunjung ke makam Sunan Bonang dan berziarah. (qom)

Editor : Muhammad Nurkholis

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru