KLIKJATIM.Com | Bojonegoro - Seorang guru Taman Kanak-kanak (TK) di Kabupaten Bojonegoro ini memanfaatkan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dari Pertamina EP Sukowati Field. Guru tersebut yaitu Tatik (51) Warga Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.
Tatik yang semula hanya seorang pengajar di sebuah TK, kini punya kesibukan mengelola salah satu UMKM yaitu Batik Kembang Sambiloto, bersama para warga.
Baca juga: Hari Otoda dan Hardiknas 2026, Pemkab Bojonegoro Perkuat Komitmen Bangun SDM Unggul
Tatik memanfaatkan PPM dari Pertamina EP Sukowati Field untuk memberdayakan para warga terutama kalangan wanita, dari yang semula hanya beberapa orang, kini emak-emak di sekitar juga tergiur dalam pembuatan batik. Hingga kini, terdapat sekitar 50 emak-emak yang tergabung dalam pembuatan batik.
Tatik mengatakan, untuk batik sendiri ada 9 produk yang sudah dihasilkan dengan harga yang juga bervariasi. "Ya, kami sudah ada 9 variasi serta harganya berbeda mulai dari 125 hingga 160 ribu," ungkapnya Senin (3/6/2024).
Baca juga: Kemarau 2026 Diprediksi Lebih Panjang, Wabup Nurul Azizah Siapkan Strategi Amankan Air Bersih
Menurut Tatik, dirinya merasa bersyukur atas bantuan PPM dari Pertamina EP Sukowati Field, berkat mereka, dirinya dan warga sekitar bisa membuat batik dan bisa membantu keuangan dalam rumah tangga.
Ia menambahkan, untuk penjualan sendiri juga sudah menyebar ke beberapa kabupaten tetangga. Dan untuk pegawai dari Pertamina EP Sukowati Field juga memesan untuk dibuat seragam dari batik.
Baca juga: Bupati Bojonegoro Raih UB Halal Metric Award 2026, Perkuat Ekosistem Halal dan Daya Saing UMKM
"Alhamdulillah untuk penjualan sudah banyak, kita produksi 1 bulan itu bisa 100 lebih dan pendapatan kelompok kita per bulan yaitu rata-rata Rp. 3. 500. 000, dan pendapatan mereka untuk keluarga sekitar 1,5 juta," pungkasnya. (gin)
Editor : M Nur Afifullah