Akses Masuk ke Jember Diperketat Polisi

klikjatim.com

KLIKJATIM.Com | Jember - Polres Jember mulai memperketat akses masuk dari dan menuju Kota Jember. Upaya ini untuk mengantisipasi masuknya warga dari luar kota untuk mudik ataupun berkunjung ke Jember. Dengan demikiam, penyebaran Virus Corona (Covid-19) bisa diminimalisir dengan langkah physical distancing.

[irp]

Baca juga: 58 Mahasiswa Asal NTT Kuliah di UNEJ, 6 dari Daerah Terdampak Gempa Jadi Perhatian Kampus

Wakapolres Jember Kompol Windy Syafutra menjelaskan, selaon pintu masuk kendaraan, pihaknya juga menambah pos antisipasi di terminal, bandara, dan stasiun. Jajarannya juga terus melakukan sosialisasi ke masyarakat agar tidak berkumpul di tempat-tempat keramaian. Patroli tetap dilakukan polisi tiap malam, untuk memberikan imbauan kepada masyarakat.

"Langkah ini untuk upaya meminimalisir wabah corona melalui sosialisasi dengan mendatangi masyarakat yang masih berkumpul atau berkerumun," kata Wakapolres Jember.

Baca juga: DPRD Jember Soroti Anggaran Stiker Warga Miskin Rp 2,8 Miliar, Dinsos PPPA Beberkan Alasan Pengajuan

Dikatakan, pihaknya berusaha obyektif terkait kegiatan masyarakat untuk hal yang sangat penting. Seperti keramaian di pasar, polisi akan mengimbau kalau ada pelanggan, cukup membeli bungkus dan membawa pulang. Ini agar pembeli tidak berlama-lama dipasar."Pengusaha kafe memaksa beroperasi, 3 kali kita tegur maka akan kita bawa ke polres, untuk suruh buat pernyataan. Agar tidak kumpul di tempat," jelasnya.

[irp]

Baca juga: Kekeringan Jember Meluas ke 7 Kecamatan, BPBD Salurkan 282.500 Liter Air Bersih

Terkait warga pendatang yang akan ke Jember, lanjut Windy menyampaikan, pihaknya juga terus melakukan imbauan. "Ada Social Distancing, juga physical distancing. Adalah upaya pembatasan (keramaian) warga. Masyarakat harus libur dan tetap di rumah," katanya.

Langkah antisipasi lain, juga dilakukan dengan mendirikan pos di titik pintu masuk Jember. "Ada 8 pos (penjagaan), selain 5 pos sebelumnya, untuk antisipasi pemudik dari luar kota," ucapnya. (hen)

Editor : Redaksi

Lowongan & Karir
Berita Populer
Berita Terbaru